Skip to main content

Donasi : Bank BCA 8600171012 [ terima kasih ]

BITCOIN : bc1q63a8aznadpfmzac67rt5eeyl4gsg6qq2r3mc9x

CBDC e-CNY Yuan Digital VS Digital Euro VS USDC/T Dolar Amerika Serikat ( 2026 )

Kebebasan manusia sejati hanya dapat tercapai jika uang anda dikelola oleh sistem matematika yang adil dan terbuka.

Bukan oleh kebijakan partai politik yang bersembunyi dengan data yang sengaja dirahasiakan dan ditutup rapat di balik server komputer Bank Sentral yang terkunci.

Uang tidak lagi sekadar alat transaksi, tetapi alat kekuasaan pemerintah.

Selama 1 dekade yang lalu pada masa pemerintahan Donald Trump. Telah terjadi pergolakan yang sengit di internal pemerintahan AS tentang CBDC.

Presiden Trump hingga artikel ini ditulis pada tahun 2026 masih tetap bersikukuh menolak teknologi CBDC dan memutuskan hanya mendukung stablecoin.

Di negara lain, seperti China. Implementasi infrastruktur perbankan melalui CBDC yang dikendalikan sepenuhnya oleh PKC dan PBOC. Telah menjadi pembayaran sah dan legal, bahkan aplikasinya sudah kian meluas & masif. Penggunannya menyebar di seluruh kota kota di China.

e-CNY adalah teknologi CBDC paling maju #1 di dunia. Hal ini terjadi demikian, karena perkembangan digital di China memang mutakhir, berkembang pesat dan orang orang IT/SI di China memang jago di ranah digital. Sebaliknya, negara seperti kawasan Uni Eropa ( EU ) masih tertinggal dan masih try & error.

Sedangkan di Amerika Serikat, menolak CBDC.

e-CNY menggunakan teknologi distributed ledger technology ( DLT ) berbasis sistem blockchain tapi tidak seperti cryptoccurency pada umumnya. Ini sepenuhnya tersentralisasi, keamanan cyber dengan privasi tertutup, kontrol dan peredaran uang MO dapat terpantau secara realtime hanya oleh Bank Sentral PBOC dan pejabat PKC ( partai komunis China ).

Perkembangan Digital Euro dan mau dibawa kemana arah UnI Eropa.

Uni Eropa dikenal sebagai kawasan terketat dalam hal privasi dan agak mirip juga seperti China.

General data protection regulation ( GDPR ), undang undang antimonopoli yang sering keras menghukum perusahaan AS dengan denda berupa uang dan peraturan kebijakan lainnya.

Menurut saya : Uni Eropa berpotensi mengikuti langkah pemerintah China dengan mengawasi peredaran uang. Sekalipun EU terlambat dibandingkan China. Perkembangan Digital Euro (CBDC) oleh Bank Sentral Eropa (ECB) dijadwalkan siap beroperasi dengan percontohan tahap awal ( beta ) di tahun 2027. Potensi penuh dijadwalkan pada tahun 2029.

Jadi ditunggu saja, kabar selanjutnya.

Video Youtube : Pertama kali dalam sejarah sebuah revolusi di AS. Presiden Donald Trump tanda tangani teknologi Stablecoin didukung mata uang dolar AS. Terima kasih Trump ;-)

China VS Amerika Serikat.

2 negara berbeda dengan 2 sistem keuangan yang berbeda.

Dunia sudah masuk tahap digital. Ketika umat manusia sudah menggunakan diskrit digital ( yaitu angka biner 0 dan 1 ). Seiring berjalannya waktu sejak Blockchain pertama kali lahir di tahun 2008. Itu mengubah lanskap sistem digital menjadi lebih cepat lagi dibandingkan sebelumnya.

Tokenization dengan standar teknis umum seperti ERC20 yang mendukung dApps maupun aplikasi finance, wallet & bursa pihak ketiga lainnya. Termasuk jaringan network Solana yang kian mempercepat transfer data dengan kecepatan 100.000 TPS ( transaksi per detik ).

Seperti pembahasan sebelumnya. e-CNY sudah matang dan digunakan sehari hari skala besar di China. Disisi lain, Amerika Serikat menolak penerapan teknologi CBDC ( blockchain tertutup ). Pemerintah AS lebih memilih alternatif berbeda ( blockchain terbuka ) yaitu menggunakan stablecoin dolar AS. Seperti USDC, USDT, dll dengan dipatok melalui skema 1 : 1 via obligasi Treasury.

Uang kebebasan sejati VS uang dikendalikan pejabat.

Stablecoin VS CBDC adalah teknologi IT/SI di bidang yang berbeda, walaupun sama sama satu jalur.

Stablecoin merupakan uang kebebasan.

Sedangkan CBDC merupakan uang yang berbahaya karena dapat menerapkan 'Financial Silencing' yaitu membungkam individu, mematikan kritik kepada seseorang yang suka mengkritik pemerintah PKC. Cukup matikan ID rekening tanpa akses ke e-CNY. Maka seseorang, organisasi, perusahaan besar maupun kelompok himpunan masyarakat seperti LSM. Bisa dibunuh, dihentikan dan dimatikan oleh pemerintah China tanpa perlu menyuruh polisi atau tentara.

Ketika akses keuangan e-CNY dimatikan. Ia tidak dapat membeli apapun, tidak dapat menjual apapun karena sistem menolak, tidak bisa bayar listrik, tidak bisa beli pulsa, tidak bisa beli makanan, tidak bisa menerima uang maupun tidak dapat mengirim transfer uang.

Saldo direkening langsung jadi 0.

Bahkan uang hasil kerja keras dan hasil keringat anda setiap bulan dengan mudah dipantau lalu dipotong oleh sistem untuk alasan tagihan membayar pajak bulanan & bayar kewajiban iuran bulanan kepada pemerintah secara otomatis.

Tidak ada penagih pajak offline seperti dulu lagi. Kini semua sudah serba online, serba cepat dan jumlah penerimaan, masukan & transfer rekening anda terpantau jelas oleh sistem e-CNY.

e-CNY mengadopsi sistem blockchain IT tertutup yang tidak dapat dilihat oleh siapapun. Artinya hanya pejabat pemerintahan China yang mampu melihat dan juga dapat menciptakan uang yuan baru ke database.

Bahkan dapat menghapus jejak digital keuangan seolah olah transaksi tidak pernah ada atas keputusan kebijakan presiden tanpa perlu persetujuan rakyat.

Jika uang e-CNY bisa diprogram sesuka hati oleh PKC. 

Maka uang dapat berubah menjadi alat penindasan, uang dapat diarahkan sesuka hati PKC dan penyalahgunaan kontrol yang dilakukan dengan sengaja oleh pejabat dan presiden tertinggi untuk menentukan arah kebijakan program demi menjalankan kepentingan proyek pemerintahan atau kepentingan taktis maupun strategis lainnya tapi dengan mengorbankan rakyat.

Amerika Serikat menolak CBDC memilih mengadopsi stablecoin.

Kepercayaan tidak boleh diberikan kepada pejabat atau presiden. Apalagi jika itu adalah pejabat iblis ( kleptokrasi ) dan presiden bodoh berhati iblis yang tidak dapat dipercayai.

Mereka para iblis ini akan sesuka hati saja memanfaatkan rakyat demi kepentingan kekayaan partai politik dan haus kekuasaan.

Kepercayaan harus dibangun oleh matematika yang adil. Bukan tindakan otoriter yang mengendalikan keuangan rakyat.

Oleh sebab itu, mengapa mata uang dolar punya cap stemple : 'IN GOD WE TRUST'.

Memang dolar tidak sempurna. Juga punya kelemahan fatal. Seperti kasus blacklist dan bayang bayang regulasinya.

Afrid Fransisco setuju pemerintah AS untuk mendukung stablecoin, bukan CBDC.

Ya, sekalipun stablecoin punya kelemahan. Setidaknya stablecoin agak tidak otoriter dibandingkan CBDC yang begitu otoriter, dimana sistemnya dirancang oleh pejabat berhati iblis untuk pejabat iblis oleh partai politik iblis.  

Mengapa Stablecoin AS dapat menjunjung Kebebasan manusia sejati.

Berikut alasan logis :

  • Jaringan network : Tidak ada pejabat lokal otoriter di AS yang memiliki kendali "tombol shutdown". Seluruh network berada diatas logika ilmu matematika, komputasi komputer berjalan diatas server bersama dan keputusan dihasilkan bersama secara demokrasi berdasarkan poling terbanyak yang sah.

  • Data Audit 100% Terbuka (Proof of Reserves): Laporannya diaudit oleh akuntan publik independen secara berkala, bukan disembunyikan, ditutup tutupi atau dirahasiakan.

  • Transparan : Setiap perpindahan uang demi uang dari satu uang ke uang lainnya tercatat permanen di blockchain yang transparan dan terbuka secara realtime. Seluruh ahli IT/SI di seluruh dunia bisa melacak realtime tanpa tipu tipu. Karena kebebasan sejati tidak lahir dari kemudahan transaksi saja, melainkan dari transparansi sistem yang bisa diaudit oleh rakyatnya sendiri. ( tidak diprivasi / ditutup ).

Nah, sekarang bagaimana menurut pendapat anda.

Apakah pemerintah Indonesia memilih stablecoin atau CBDC.

Jika presiden dan pejabat berasal dari orang orang politik yang hatinya memang suka menipu, haus kekuasaan, tidak adil dan kleptokrasi. Maka saya yakin, mereka berserta kroni kroni golongan partai politiknya, pasti memilih CBDC.

Pada tahun 2026. Teknologi CBDC belum ada di Indonesia.

Saat ini, orang orang Indonesia masih puas dengan QRIS dan sejenisnyai. Ini hanyalah sarana atau alat quick response code dengan keamanan pakai enkripsi. Bukan CBDC yang punya teknologi kriptografi tingkat tinggi ( breakthrough ) dan mutakhir. 

Indonesia belum sampai ke arah ini ya. 

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.