3 negara maju tanpa subsidi BBM. Sampai kapan Indonesia mensubsidi kebijakan BBM untuk membakar uang APBN Rp 210 Triliun Pertahun terbakar sia sia di knalpot jadi asap sekaligus memperkaya pejabat mafia kleptokrasi ( 2026 ).
![]() |
| Foto : Rakyat Indonesia bangga pemerintahnya terus memberikan subsidi BBM yang merupakan kebijakan ngawur untuk menghancurkan ekonomi Indonesia secara makro. |
Pemerintah Indonesia melalui pimpinan presiden Prabowo Subianto di tahun 2026. Telah menganggarkan alokasi anggaran uang di APBN sebesar Rp 210 triliun untuk memberikan suntikan subsidi energi seperti BBM ( pertalite, gas dan listrik ).
Kebijakan subsidi BBM sudah diterapkan oleh pemerintah Indonesia hampir 25 tahun yang lalu.
Ketika mantan presiden Megawati yang berkuasa dari partai PDIP memberlakukan subsidi BBM.
Sebenarnya kebijakan subsidi BBM ini meniru apa yang dilakukan oleh negara negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Iran, dll.
Di tahun 2026 ini. Pemerintah Indonesia masih saja membakar uang APBN untuk menyuapi knalpot motor & mobil supaya jadi budak asap.
Nilai subsidi BBM tidak tanggung tanggung : Rp 210 triliun per tahun.
Itu banyak lho ya.
Rp 210 triliun ibarat bisa membangun 2 kota inti IKN dalam 1 tahunnya.
SUBSIDI BBM INDONESIA 2026
Presiden Prabowo masih terus menerus melanjutkan ritual kuno Megawati.
Yaitu membakar uang APBN rakyat di atas aspal.
Subsidi BBM merupakan kebijakan sampah yang dirancang oleh pemerintah agar narasinya membuat anda cepat marah, kwatir & stress ketika subsidi energi tersebut dicabut.
Tanpa disadari bahwa dari celah itu menjaga supaya orang orang tetap manja dan bersikukuh untuk terus mempertahankan subsidi BBM.
Jangan seperti katak dalam tempurung. Seolah olah menghapus kebijakan subsidi BBM merupakan sesuatu yang terlarang dan tidak boleh dilakukan.
Jika anda berpikir semua negara di dunia memang sakral menerapkan subsidi BBM.
Anda jelas keliru karena fakta diluaran sana ada 3 negara yang mengelola logika dan pikirannya.
Kerajaan Inggris (United Kingdom):
Di Inggris, tidak ada drama kebijakan untuk "menalangi, menyuapi, memanjakan" harga energi BBM dengan mensubsidi agar rakyat bisa pamer mobil & motor pribadi. Inggris justru mengenakan pajak PPN yang tinggi ke BBM hingga 20%. Hasilnya ? Orang orang Inggris jadi agak malas punya kendaraan pribadi karena harga bensinnya tidak disubsidi dan lebih pilih bentuk transportasi publik seperti naik bus umum atau memilih melakukan jalan kaki dan naik sepeda yang ramah kesehatan dan lingkungan. Kerajaan Inggris tahu memberikan subsidi BBM kepada rakyat itu artinya membakar uang di knalpot saja dan bisa membuat Kerajaan Inggris mengalami kebangkrutan jika kebijakan sampah tersebut diterapkan selama berdekade dekade.
Amerika Serikat : Negara adidaya superpower ini membiarkan harga BBM bergerak mengikuti mekanisme kapitalis pasar global internasional. Jika harga minyak global di dunia naik, maka harga minyak di AS juga naik. Pahit ? Memang. Tapi ini memaksa AS berinovasi, kritis dan mendorong masyarakat berpikir rasional. Tidak ada anggaran pendidikan atau anggaran kesehatan yang dikorbankan hanya agar harga bensin terlihat "murah" di papan SPBU AS dengan memberikan subsidi. Pemerintah AS yang dipimpin oleh presiden Donald Trump yang hebat, cerdas dan brilian. Presiden Trump lebih memilih mengalokasikan APBN buat menculik presiden Venezula dan membom fasilitas nuklir Iran, daripada alih alih APBN dipakai buat subsidi BBM.
Israel : Israel adalah contoh nyata bagaimana sebuah negara menolak secara keras untuk memprioritaskan anggaran APBN untuk memberikan suntikan subsidi BBM. Meskipun begitu, pemerintah Israel tetap mengawasi, memonitor & menetapkan batas harga maksimal dan rendah (Price Cap) agar tidak terjadi monopoli. Pemerintah Israel tidak memberikan subsidi untuk memurahkan harga BBM, malah BBM kena pajak. Bagi Israel, APBN lebih baik digunakan untuk memperbaiki kualitas SDM manusia jauh lebih penting daripada membuat aturan kebijakan dengan mensubsidi BBM yang pada akhirnya jadi asap.
Subsidi BBM: Ladang Basah Mafia dan Pejabat Kleptokrat.
Mengapa para pejabat dan anggota DPR di Indonesia masih getol berteriak :
"Pertahankan subsidi".
Tahukah anda, bahwa semakin besar subsidi BBM. Maka semakin besar pula uang yang diperoleh oleh pejabat kleptokrasi untuk urusan tata kelola, distribusi, pembayaran fee proyek, alat pemindai sistem kartu barcode, rantai pasok dan pengelolaan elektronik ribet lainnya.
Beberapa selisih uang fee subsidi BBM ini masuk ke gaji & tunjangan anggota pejabat masing masing. Lalu mentransfer dan terhubung ke pusat partai politik yang artinya menambah pundi pundi keuangan parpol sebagai uang persiapan untuk pemilu berikutnya.
Intinya, pejabat lebih suka melihat anda antre tersenyum di SPBU sambil mengucapkan rasa syukur sudah mendapatkan pertalite dengan harga murah.
Sementara diatas sana, pejabat dan mafia migas lagi asik bahagia membagi bagi jatah keuntungan dari proyek subsidi dan inefesiensi sistem migas yang berbelit belit. Dukungan DPR terhadap subsidi seringkali hanyalah topeng untuk menjaga uang tetap mengalir ke kalangan kroni kroni pejabat dan parpol.
Ingatlah, pejabat anggota DPR juga adalah anggota parpol.
Mayoritas pejabat lebih takut jika uang parpolnya tergerus. Pejabat lebih senang jika semakin banyak proyek subsidi. Mayoritas pejabat tidak peduli jika APBN sedang goyah. Yang penting beberapa fee uang APBN masuk ke kantong pejabat dan parpol.
Logika sampah tentang orang orang "Pro-Subsidi BBM"
Bagi Anda yang masih berteriak teriak menolak pencabutan subsidi :
Sadar atau tidak, Anda adalah budak asap.
Apakah logika anda tidak juga sadar bahwa Indonesia sedang menggali lubang kubur ekonomi sendiri ke dalam kemiskinan terstruktur atau kebangkrutan terstruktur secara internal akibat kebijakan ngawur.
Apalagi jika harga minyak dunia pada tahun 2026 terus naik. Lalu anda yang pro subsidi BBM masih ngotot supaya kebijakan sampah ini terus dilanjutkan untuk menyubsidi mobil dan motor yang antre di jalur pertalite.
Saya tidak paham dengan logika, otak dan pikiran anda.
Atau perlukah otak orang orang Indonesia diberikan asupan ayam goreng Rocket Chicken 3x sehari supaya bisa berpikir jernih dan tidak malnutrisi otak.
Karena selama ini, cuma makan 1x MBG.
Cobalah mengunyah ayam goreng Rocket Chicken yang bergizi dan high protein, supaya mendapatkan ide & pencerahan tentang kebijakan ekonomi.
NB : Afrid Fransisco bukan antek antek asing seperti yang digaungkan oleh Prabowo Subianto.
Saya adalah orang yang muak melihat, menyaksikan dan memandang mentalitas ketidakadilan subsidi dan sirkus kerakusan pejabat kleptokrasi migas.
Hapus subsidi energi sekarang juga.
Hentikan membakar uang APBN dengan sia sia.
Alihkan Rp 210 triliun untuk keperluaan penting yang lebih bermanfaat, lebih baik dan meningkatkan produktifitas. Ingatlah, Rp 210 triliun itu uang yang banyak banget.
Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.



