Langsung ke konten utama

Cara Teknik mengundang Lalat Tentara Hitam BSF untuk diambil Telurnya dari Alam Indonesia (2017)

Lalat Tentara Hitam atau Black Soldier Fly (BSF) atau Bahasa Ilmiahnya Hermentia Illucens. Merupakan Hewan yg Sangat Bermanfaat bagi Manusia untuk Menkonversi Kotoran Ternak dan Limbah-Limbah Perkotaan menjadi Pakan Bernilai Gizi Protein Tinggi.

Sekaligus mengurangi biaya Pakan Peternakan dan Perikanan bagi Petani.

Beruntung bagi kita yg tinggal di Nusantara Indonesia dengan Iklim Tropis. Lalat Tentara Hitam ada dimana-mana. 

Studi Kasus yg saya alami. Black Soldier Fly (BSF) Ternyata Terdapat juga di Pulau Kalimantan.

CARA MENGUNDANG LALAT TENTARA HITAM 

Lalat Tentara Hitam (BSF) memiliki ukuran 7 kali lebih besar dari Lalat Biasa yg umumnya hinggap di sampah dan sering menyantap makanan kita. BSF juga memiliki ukuran hampir 3 kali lebih besar dari Lalat Biru. 

Bentuk Penampilan BSF seperti pada Foto di atas ya. 

Yang membedakan Lalat BSF dan Lalat biasa. Lalat BSF ngga memiliki mulut tongkat penyebar penyakit Kolera seperti Lalat Biru dan Lalat Biasa. 

Foto : Lalat Rumahan
Foto : Lalat Biru
Lalat BSF dalam bentuk Maggot yg masih Fresh. Sangat Baik dijadikan Pakan Ternak bagi Petani karena Tanpa mengandung Penyakit. 

Berbeda hal apabila disanding dengan Lalat Biru dan Lalat biasa apabila dalam bentuk Larva Belatung diberikan kepada hewan unggas maka dapat menyebabkan Kelumpuhan pada Ternak.

memang lalat BSF sulit di temui. karena bukan seperti Lalat biasa dan Lalat biru yg biasanya masuk ke rumah-rumah yg kotor dan berbau. Lalat BSF justru hanya berada di Luar Alam sehingga Jarang Terlihat.

Tetapi kita bisa mengundangnya dan mengambil telurnya untuk di Ternak. 

Foto : Telur Lalat Tentara Hitam (Foto dalam bentuk Pembesaran)
Bagaimana caranya ya. beritahu dong...?

Berikut Langkah-Langkah yg bisa Teman-Teman Terapkan.

Ada banyak cara sebenarnya untuk mengundang lalat tentara hitam BSF. Tujuan kita disini adalah mengambil telurnya yg kemudian dibawa ke ruangan khusus untuk di ternakkan.

Tetapi artikel hari ini hanya membahas bagaimana cara mengambil Telur BSF.

Bahan-Bahan Pemancing Terdiri dari Buah-Buahan Busuk, Sayur Layu, Kotoran Ayam, Kotoran Sapi, Usus Ayam, dll. Semua Bahan dapat di Taruh di dalam Ember atau Kardus Bekas. 

Lalu Pada Bagian Atasnya di Tutupi dengan Kayu, Karton, dll. Sebagai Tempat BSF Bertelur.


Kayu dapat di lubangi dengan Paku dan Palu atau bisa juga menggunakan Karton bekas Mi Instan atau bisa gunakan bahan-bahan apa saja yg sekiranya memiliki celah sempit dan berlubang-lubang.

Karena Lalat BSF berbeda dengan Lalat pada umumnya yg langsung menaruh telur di sumber yg busuk. 

Lalat BSF berbeda karena menaruh Telurnya di Tempat-tempat yg sempit, bercelah-celah dan berlubang-lubang yg bersih. Umumnya di atas Kotoran sampah organik Tersebut.

Foto : Sampah Organik untuk mengundang & memancing BSF bertelur
Foto : Simpan kayu diatas ember. kayu sudah di Paku & di Palu berlubang-lubang sebagai tempat BSF bertelur
Bentuk Telur BSF berwarna kuning. 

Inilah yg nanti di bawa untuk di Panen Maggotnya atau di Ternakkan kembali menjadi BSF di suatu ruangan khusus. Maggot atau Belatung dari BSF dapat diberikan dalam bentuk Fresh kepada Ayam, Bebek, Ikan, Reptil, dll

Youtube : Step by Step mengundang Lalat BSF untuk diambil Telurnya.

 Youtube : Peternakan Budidaya BSF 

BSF KALAH BERSAING

Di Alam Liar. Lalat BSF kalah bersaing dengan Lalat Biru dan Lalat Rumahan

Telur BSF membutuhkan waktu 3-4 hari untuk menetas. Sedangkan Lalat Rumahan hanya membutuhkan waktu dalam hitungan 8 jam saja bisa menetas. Sehingga BSF kalah bersaing.

Untuk mendapatkan Telur BSF di Alam membutuhkan kesabaran beberapa hari. Karena nanti yg datang pertama kali adalah Lalat Biru dan Lalat Rumahan. Hal ini wajar aja sih.

***

Apabila BSF udah bertelur. Bawalah Telur Tersebut Ketempat Ruangan Khusus untuk memisahkan diri dengan Lalat-Lalat dan Belatung Penyebar Hama Penyakit Lainnya.

Seperti Pada Youtube di Bawah ini yg menggunakan Ruangan Berukuran 7 meter. 

Lirik Lagu Lainnya :


Terima Kasih. Semoga Bermanfaat ya. GBU

Related Post