Langsung ke konten utama

Pertama di dunia : Israel Augwind, teknologi revolusi penyimpanan baterei skala raksasa hemat biaya tanpa membutuhkan mineral lithium yang limbahnya berbahaya bagi umat manusia. Mengubah penyimpanan listrik tradisional ke era modern dengan hanya mengandalkan sumber dari alam berupa air, polimer, baja dan udara ( 2023 )

Saat ini penggunaan mayoritas baterei untuk skala kecil, menengah dan besar mengandalkan bahan tambang berbahaya dari jenis lithium yang beracun bagi umat manusia. 

Selama ber dekade dekade, ketergantungan terhadap mineral ini semakin meningkat pesat seiring meningkatnya permintaan global terhadap konsumsi listrik. Apalagi penggunaan mobil listrik, kompor induksi, pendingin AC, kipas angin, smartphone, laptop dan benda benda elektronik lainnya juga terus meningkat.  

Di berbagai macam negara dengan kondisi pengelolaan TPA yang buruk. Pembuangan limbah kandungan logam berat dari baterei lithium dibiarkan begitu saja sehingga dapat merugikan dan menghasilkan pencemaran lingkungan kepada warga.

Pertama di dunia : Israel Augwind, teknologi revolusi penyimpanan baterei skala raksasa hemat biaya tanpa membutuhkan mineral lithium yang limbahnya berbahaya bagi umat manusia. Mengubah penyimpanan listrik tradisional ke era modern dengan hanya mengandalkan sumber dari alam berupa air, polimer, baja dan udara ( 2023 )

Pada tahun 2010. 

Seorang professor doktor asal Israel bernama Or Yogev sedang berlibur untuk menikmati suasana pagi hari yang cerah. 

Sontak saja, terpintas dalam benaknya, bahwa ada sesuatu yang hilang di industri listrik yaitu tentang permasalahan penyimpanan baterei energi.

Beberapa perusahaan tradisional memang telah melakukannya yaitu dengan cara menerapkan baterei lithium ion untuk menyimpan listrik. Tetapi itu bukan solusi yang tepat, banyak kekurangan pada lithium seperti mudah terdegradasi sehingga performanya terus menurun dari waktu ke waktu, beracun, ini juga bukan sumber daya alam berkelanjutan karena pasokan mineralnya terbatas membutuhkan industri pertambangan skala besar.

Selain itu penggunaan lithium diketahui tak aman karena dapat meledak dan limbahnya berbahaya bagi lingkungan hidup. 

Kemudian, Or Yogev mendirikan perusahaan Augwind untuk menghandle permasalahan baterei bagi umat manusia. 

Dengan menggunakan pendanaan modal sebesar $ 98.000.000 juta dolar atau sekitar Rp 1,5 triliun rupiah. Penelitian, eksperimen, R&D di terapkan selama 10 tahun lebih, sehingga terciptalah 'baterei udara' dan telah di patenkan. Dimana bahan utama baterei ini adalah udara, air, polimer dan baja. 

Cara kerja : 

Lalu bagaimana cara kerja teknologi yang disebut 'baterei udara' ini sehingga memungkinkan efesiensi penyimpanan listrik tanpa harus lagi terlibat terhadap ketergantungan mineral pertambangan yang mahal, tanpa degradasi sama sekali, tanpa limbah beracun, mendukung durasi waktu penyimpanan listrik dalam skala raksasa dan tentu saja menghemat lahan karena instalansi infrastruktur disimpan pada bawah tanah. 

Jadi, alih alih menggunakan mineral lithium ion. 

Augwind memanfaatkan revolusi elemen alam bersih berupa air dan udara yang dikompreskan pada tabung polimer dilapisi dengan baja. 

Ini menjadi inovasi teknologi penyimpanan baterei skala besar pertama di dunia dengan cara paling hemat dan ramah lingkungan bebas CO2.

Perusahaan senjata Israel Aerospace Industri telah beralih ke infrastruktur airbattery buatan Augwind. 

Perusahaan Siemens telah membeli baterei airbattery buatan Augwind untuk mengganti baterei tradisional sebagai pembangkit penyimpanan listrik demi menggerakkan pabrik miliknya. 

Dan masih banyak lagi. 

Or Yogev, founder dari Augwind mengatakan : 

Seperti yang anda tahu. Awalnya banyak yang skeptis tentang teknologi ini. Apakah ini berhasil, apakah ini efesien, apakah ini kompetitif. Seperti yang anda lihat hari ini. Teknologi berfungsi dengan baik, memiliki angka kinerja yang bagus, bersih, hemat biaya, tanpa batasan rantai pasokan dan tidak ada ketergantungan sama sekali kepada bahan mineral yang langka. Ya, saya berhasil. Sahutnya. 

Perusahaan Augwind terdaftar di bursa saham TASE ( Tel Aviv stock exchange ) dengan simbol AUGN.

Pada tahun 2019 semenjak listing di bursa ada banyak investor dan pengamat skeptis dan ragu tentang teknologi augwind yang mampu menggantikan peranan mineral lithium ion. 

Namun lihatlah ketika data berbicara. 

Harga saham AUGN terus melonjak pesat.

Pada tahun 2020. Sudah sebanyak 60 unit infrastruktur teknologi baterei milik Augwind telah di instal di Israel dan negara lainnya seperti Uni Eropa dan Amerika Serikat. 

Total sebanyak 200 MW listrik telah disimpan di teknologi Airbattery milik Augwind. 

Airbattery terbukti hemat dan efektif 81% dibandingkan lithium ion.

NB : Teknologi Augwind diperuntukkan kepada industri menengah dan besar. Bukan ditunjukkan sebagai pengganti baterei lithium skala kecil yang dipergunakan bagi kebutuhan masyarakat di dalam perangkat elektronik sehari hari. 

Nama : Augwind

Kategori : Teknologi baterei untuk skala infrastruktur raksasa

Kantor pusat : Israel

Alamat : aug-wind.com

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU. 

Related Post