Langsung ke konten utama

3 pengalaman saya bekerja menggunakan Artificial Intelligence (AI) (2018)


Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Deep Learning merupakan sebuah gebrakan teknologi modern yg telah digunakan oleh manusia di berbagai bidang. Seperti untuk kesehatan, komunikasi, logistik, militer, internet, industri, akuntansi, dll

Sejak 1 tahun yg lalu. Saya pribadi telah menggunakan jasa layanan AI (Artificial Inteligence) yg berkecimpung dalam Google Adsense Automatic Auto Ads, Trading Cryptocurrency dan AI Playlist.

Tujuan utama saya menggunakan AI yaitu untuk meningkatkan penghasilan bisnis online, walaupun memang hingga saat ini hasilnya masih belum maksimal.

Layanan AI ada gratis, ada pula AI berbayar.


Berikut 3 pengalaman saya bekerja menggunakan AI

Hampir 14 tahun saya bekerja menjadi publisher Google Adsense.

Sebelumnya, untuk menentukan penempatan letak iklan dalam peningkatan CTR begitu sulit, semua serba manual.

Pusing, tentu saja. Waktu banyak tercurah untuk membuat keputusan sendiri. Terkadang ada saja kesalahan pribadi melanggar penempatan standar better Ads.

Sejak teknologi Machine Learning Google Adsense Auto Ads diluncurkan pada tahun 2017 yg lalu. Saya menjadi salah satu penggunanya.


Iklan Google Adsense berbasis AI terbukti membantu saya meringankan beban. Kini, afrid tak pernah lagi memikirkan tentang tata letak penempatan karena keputusan dibuat otomatis oleh Google setiap bulannya.

Tinggal kita-nya aja yg kini tinggal memilih IYA atau TIDAK. Apakah pengen mengambil keputusan tersebut atau menolaknya.

Kemudian, AI kedua yg saya gunakan yaitu berhubungan dengan Playlist. 

AI ini gratisan tapi dipenuhi banyak iklan.


Saya merupakan orang yg menyukai dunia musik & seni lagu-lagu.

Bagi saya, musik sudah mendarahdaging menjadi bisnis yg mendatangkan pundi-pundi uang.

Beberapa tahun yg lalu, untuk mengumpulkan dan mengarsipkan pencarian lagu di internet semua dilakukan secara manual. Namun sejak ada AI semua dilakukan otomatis.

Apakah algoritma AI (Kecerdasan buatan) itu penting bagi saya

Jawabnya ‘IYA’.

AI atau Artificial Intelligence membantu saya meringankan segala beban pekerjaan berbasis bisnis online internet, terutama saya sebagai investor cryptocurrency kecil-kecilan.

Tetapi AI tak bisa menggantikan peran saya dalam mengambil emosi keputusan.

AI dapat memberikan saran dan data. Tapi keputusan terakhir ditentukan oleh diri saya sendiri.

Berikut pengalaman terindah saya bekerjasama dengan AI (Artificial Inteligence)

1]. AI mampu memberi wawasan luas yg tak dapat dilakukan oleh saya.

2]. AI membantu mengarsipkan, menyusun struktur data secara cepat, terukur, dan lebih banyak data secara tepat nan relevan tanpa membanjiri data informasi yg tak penting.

3]. AI memudahkan pekerjaan & meringankan pikiran saya. 

Pengalaman buruk bekerjasama dengan AI

AI handal dalam memberikan data terstruktur kemudian menyaringnya, tapi untuk urusan mengambil keputusan memprediksi dan membuat logika. AI kadang-kadang bisa benar, tapi kadang-kadang menyesatkan (salah/keliru mengambil prediksi).

Inilah mengapa AI menyertakan tombol ‘Panic Button’ untuk pihak pengguna menghentikannya.

Jadi kalau saya pengen ngasih saran buat teman-teman. 

AI kurang efektif kalau urusan trading.



Karena saya pribadi pernah membeli jasa layanan AI hingga diatas Rp 10.000.000 juta rupiah untuk memprediksi harga Cryptocurrency.

Namun ada sisi lain dimana AI bermanfaat untuk trading. Contohnya seperti Arbitrage atau membuat data indikator yg telah ditentukan. Lagi-lagi keputusan ada ditangan manusia. AI hanya memberi informasi wawasan, grafik, menyimpulkan, dan saran. 

Namun pilihan terakhir tetap kita/manusia yg menentukan keputusan. 

Bukan ditentukan oleh mesin, robot atau komputer. 

Mempercayakan AI sepenuhnya 100% untuk melakukan trading crypto sama saja menanti kebangkrutan, loss, kerugian & kegagalan yg tak berujung. 

Karena AI ternyata tak mampu memprediksi pikiran emosi miliaran umat manusia.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU

Related Post