Langsung ke konten utama

Israel Wafare Autonomous Wisdom WAW : Pertama di dunia. Teknologi AI sistem penargetan otomatis perang perkotaan dan pencari musuh orang orang penting bernilai target mahal nan tinggi diantara kerumunan jutaan orang diwilayah perkotaan padat penduduk (2021)

Medan pertempuran perang telah berubah sejak pertempuran 1948.
 
Kala itu, musuh berperang melalui kekuatan militer dengan menyebarkan alustista di lahan padang pasir terbuka.
 
Perang semacam itu berlangsung secara konvensional. Hanya ada militer VS militer.
 
Tentara berhadapan dengan tentara secara face to face. Tank berhadapan dengan tank dan pesawat tempur berhadapan dengan pesawat tempur.
 
Apa saja yang berada di zona perang dianggap bermusuhan dan itu sah untuk dibunuh, ditembak, dibom dan dihancurkan.
 
Namun, pada tahun 2021. Konsep peperangan semacam itu sudah tak dapat lagi digunakan dan tak lagi relevan.
 
Alasannya begitu sederhana. Karena musuh zaman now bersembunyi di wilayah perkotaan padat penduduk, musuh menyembunyikan ribuan rudal di bawah gedung supermarket, menembakkan roket didekat sekolah dan taman bermain anak anak, menjadikan tempat ibadah Masjid sebagai pusat kontrol militer, mengubah kantor bank sipil sebagai tempat penyimpanan infrastruktur militer dan bersembunyi di setiap gang rumah rumah sipil dan membangun terowongan bawah tanah yang mirip lorong tikus sebagai tempat markas persembunyian ribuan tentara.
 
Perang urban warfare merupakan pertempuran paling sulit saat ini. Karena musuh berasimilasi dengan jutaan rakyat penduduk.  
 
Jika salah menembak, maka warga sipil tak berdosa seperti ibu dan anak anak menjadi korban yang pada umumnya berakhir dengan kematian dan rakyat mulai menjerit jerit dan melakukan demonstrasi berbondong bondong berjilid jilid kepada PBB.

Disisi lain, perang perkotaan mampu membuat daya kejut yang menyulitkan untuk membasmi terrorist.
 
Perang perkotaan mampu menjadikan musuh sewaktu waktu dapat menembak secara tiba tiba melalui ruang jendela penduduk sipil atau menembakkan roket dari gedung rumah sakit.
 
Israel Wafare Autonomous Wisdom WAW : Teknologi AI penargetan otomatis perang perkotaan (2021)

Foto : Tentara Israel Defense Force kini berpatroli dilengkapi dengan teknologi wafare autonomus wisdom. 24 jam nonstop
 
Perusahaan teknologi asal Israel IAI menghadirkan WAW sebagai teknik pembalik keadaan dalam mengubah keseimbangan dan mendominasi pertempuran.
 
BUMN IAI asal Israel memahami bahwa ide perang zaman dulu secara terbuka sudah tak dapat lagi diandalkan maka diperlukan penyesuaian adaptasi di skenario medan pertempuran abad ke 21 dimana musuh senang bersembunyi di balik jutaan rumah warga sipil.
 
WAW atau warfare autonomous wisdom menghadirkan teknologi sensor yang ditingkatkan dalam hal integrasi penargetan, navigasi otonom, athena, fusi sensor, elektro optic, komunikasi terrestrial, satcom, kamera, komunikasi internet broadband bergerak, sistem multi dimensi, sinyal radar dari robot tanpa awak pesawat drone dan tank.

 
Tim IAI dari Israel mengatakan :
 
Untuk pertama kalinya memberikan anda kebijaksanaan. Mengendalikan medan perang, mengungkapkan musuh yang bersembunyi dan mengejutkan mereka secara akurat. Sahutnya. 

 
Teknologi WAW membantu mempercepat pelacakan target orang penting
 
Tahukah anda bahwa harga 1 orang komandan militer sama persis seperti harga tank atau bahkan lebih.
 
Hal yang sama berlaku pula terhadap presiden, menteri, ilmuwan pencipta senjata, professor doktor, anggota pasukan khusus dan pilot.
 
Mereka adalah target orang orang penting yang bernilai mahal.
 
Membunuh 1 orang komandan. Di dalam militer memang sama nilainya seperti menghancurkan 1 unit tank yang canggih.
 
Sedangkan membunuh tentara biasa. Tak ada nilai faedahnya sama sekali. Mereka hanyalah follower yang berdarah dan mati jika tertembak. 
 
Komando atau kapten adalah kepala pasukan tentara. Komandan adalah otak dibalik rencana pertempuran yang sukses, Komando adalah tulang punggung militer yang mengerahkan dan mengatur ribuan pasukan.
 
Jika komando dieliminasi terlebih dahulu, maka kocar kacirlah setiap tentara bawahannya. Karena mereka sudah tak tahu apa lagi yang mesti diperbuat jika komando tewas terlebih dahulu.
 
Jumlah komando hanya ada sedikit dari tiap 10.000 tentara.
 
Tetapi peranan komando begitu vital dan berbahaya. Terutama dari segi pikiran mereka yang handal, rencana, strategi, pertimbangan, nasehat, teknik dan ilmu perang yang tinggi.
 
Oleh sebab itu. Teknologi WAW diciptakan untuk terlebih dahulu mengeleminasi komando dan orang orang penting lainnya.
 
Jika komando musuh tewas. Maka lenyaplah ilmu perang yang ada di otak mereka.
 
Dibutuhkan 5 tahun, 7 tahun atau bahkan 1 dekade untuk mengganti kematian sang komando dengan jiwa pemimpin generasi yang baru. Hal ini wajar, karena menemukan bibit jiwa kepemimpinan dan tingginya ilmu pengetahuan seseorang seperti kapten, komando, professor doktor, pilot, dan lain lainnya. Itu memang sulit didapat dan langka.
 
Peranan Wafare Autonomous Wisdom menggunakan sensor intelijen di pesawat drone mampu mendeteksi jutaan orang di perkotaan untuk memindai dan melacak orang orang penting bermusuhan yang nantinya dijadikan target pemboman dan penembakan rudal dipandu secara presisi oleh pesawat tempur.

Sedangkan tentara musuh dari kalangan biasa atau tentara bawahan dibiarkan hidup. Karena mereka hanya follower.

 
Tanpa teknologi AI di WAW. 

Maka membutuhkan waktu bertahun tahun dan membutuhkan ribuan operator dalam mengindentifikasi dari sekian jutaan manusia di wilayah perkotaan padat penduduk. 

Ibarat seperti mencari jarum ditumpukan jerami.

Ada 3 penargetan penting di WAW. Yaitu :

1]. Alustista militer. Seperti menemukan keberadaan tank, kendaraan peluncur rudal, kapal perang, helikopter dan pesawat tempur.

2]. Infrastruktur militer. Seperti gudang logistik persenjataan, pabrik industri senjata, pusat kontrol komando, markas tentara, terowongan bunker militer, gedung komunikasi militer, kantor polisi, dan bandara.   

3[. Orang orang penting. 
 
Wafare Autonomous Wisdom WAW

 
Teknologi WAW memastikan keunggulan militer dalam meminimalkan jumlah korban sipil, mempercepat laju manuver, memaksimalkan perlindungan diri, meningkatkan kesadaran situasional, mempercepat rekomendasi pengambil keputusan strategi dan mempercepat tindakan pembalasan dengan memukul balik musuh secara lebih keras nan mematikan.   
 
Di bidang lain. Teknologi WAW dapat diadopsi untuk kebutuhan pertahanan seperti patroli perbatasan 24 jam nonstop dan menemukan keberadaan sosok sniper di balik hutan atau yang menyamar menyerupai bebatuan.

 
Teknologi artificial intelligence AI di WAW mengubah perang perkotaan urban warfare dari sebelumnya sering terkejut dan kesulitan mengklasifikasi pengungkapan lokasi infrastruktur musuh dan sulitnya melacak susunan organisasi orang orang penting dari pihak musuh. Kini menjadi lebih sedikit ringan.
 
WAW mengubah semua ini menjadi serba otomatis. Sekaligus mengurangi jumlah angka operator dalam kelelahan operasionalnya secara efektif dan efesien.   
 
Elemen kejut musuh segera berkurang.
 
Sebagai keadaan pembalik.
 
Teknologi WAW membuat musuh menjadi tertindas dan mengalami kesedihan.

Baca juga :

Nama teknologi : WAW

Kategori sistem : Artificial intelligence (AI)

Buatan : BUMN Israel Aerospace industries

Kantor pusat : Israel

 
Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU

Related Post