Pentingnya pemerintah Israel meningkatkan area kawasan hutan lindung dari 7% menjadi 20% untuk melawan pemanasan global iklim ( 2025 )
Israel sebuah negara kecil yang terletak di Timur Tengah.
Panjang dan lebarnya cuma seukuran 420 km x 60 km saja atau seluas 2.214.500 juta hektar. Tetapi memiliki berbagai macam lanskap view yang beragam. Mulai dari ngarai, great canon, pantai dengan terumbu karang, kawasan hutan lindung atau cagar alam, padang pasir, gunung bersalju, perbukitan, danau, sungai buatan yang aliran airnya dibuat oleh manusia, padang sabana rerumputan alam liar dan lembah.
Dulu, mayoritas kawasan Israel di dominasi oleh padang pasir yang tandus, kering dan gersang.
Namun berkat kerja keras KKLJNF dan pemerintah Israel selama 77 tahun.
Maka pada tahun 2025. Jumlah area tandus sudah berkurang menjadi 60%. Dimana 33% area telah berubah menjadi kawasan pertanian yang hijau, perkebunan, peternakan, perikanan, industri, pedesaan, perkotaan dan 7% area telah diubah menjadi hutan lindung, taman nasional dan cagar alam.
Tonggak pencapaian usaha ini penting dan memiliki implikasi serius untuk menghadapi dari ganasnya perubahan pemanasan iklim global. Oleh sebab itu, penting rasanya bagi pemerintah Israel dan lembaga kementerian terkait agar berupaya bekerja lebih giat dan lebih keras lagi dalam meningkatkan cakupan area hutan lindung dari 7% menjadi 20%.
Langkah ini diambil untuk mengurangi dari dampak negatif pemasanan global.
Manfaat hutan lindung mampu mengurangi tekanan suhu panas menjadi agak sejuk pada lingkungan sekitar, memperbanyak oksigen, menjaga kelembapan tanah bagi organisme kehidupan organik, keberadaan hutan dapat memicu terjadinya hutan hujan atau memicu mengundang terbentuknya air di langit, hutan berfungsi untuk membooster air alami dengan cara menyulap 1 tetes air menjadi 5 tetes air melalui embun yang ada di dedauan pepohonan pada pagi hari, kemudian jatuh ke bawah membentuk aliran sungai buatan, embung buatan & danau buatan yang dialirkan melalui sistem irigasi ke pertanian & perkebunan rakyat.
Pentingnya hutan, maka masyarakat di Israel di larang keras untuk membakar dan menebang pohon secara sembarangan.
Pohon di hutan merupakan garda terdepan untuk melawan pemanasan global. Tanpa area hutan yang luas maka lingkungan kehidupan di sekitar akan segera layu & mati menjadi tandus, gersang dan kering tanpa air tawar bersih.
Pengelolaan dan operasional kawasan hutan lindung harus diolah oleh pemerintah Israel secara baik, bijak, terukur dan terencana.
Dana keuangan yang bersumber dari APBN untuk proyek penanaman pohon dan pembangunan infrastruktur terkait seperti bendungan, irigasi, embung air, pagar pembatas, sekat kanal air hutan, kantor pemadam kebakaran hutan, dll.
Usahakan meminimalkan dampak dari aksi korupsi dan kleptokrasi. Sehingga di harapkan pada beberapa dekade mendatang atau kira kira pada 100 tahun ke depan.
Target untuk mencapai 20% area hutan lindung atau seluas 221.450 ribu hektar lahan hijau yang dipenuhi oleh keanekaragaman pepohonan hutan dapat tercapai dengan baik.
Artinya tinggal tersisa 13% dari target penghijauan daratan wilayah negara Israel.
Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.