Perusahaan Israel Nice akuisisi perusahaan Jerman ( Uni Eropa ) Cognigy senilai $ 955 juta dolar atau Rp 15 triliun rupiah [ Teknologi AI Agentic Intelligent CXOne Mpower yang komunikatif ] ( 2025 )
Perusahaan teknologi yang berkantor pusat di Israel Nice.com telah mengumumkan ke publik internasional, investor dan stakeholder terkait bahwa sudah menandatangani perjanjian akuisisi terhadap perusahaan asal Jerman ( EU ) Cognigy.
Dalam sebuah kesepakatan dengan nilai harga senilai $ 955 juta dolar atau setara Rp 15 triliun rupiah dibayar lunas ( tanpa utang ) dan saham.
Tim Nice dari Israel mengatakan :
Akuisisi ini untuk menyatukan platform CXone Mpower milik NiCE dengan kapabilitas AI conversation dan agentic milik Cognigy, yang memungkinkan klien untuk mempercepat adopsi layanan pelanggan yang mengutamakan AI dengan cepat, mengorkestrasi agen AI secara mulus di seluruh front office dan back office dalam platform AI CX terpadu yang didukung oleh model AI CX yang dirancang khusus. Sahutnya.
Cognigy
Cognigy adalah perusahaan teknologi AI asal Jerman ( Uni Eropa ) dengan total jumlah karyawan mencapai 300 orang.
Perusahaan Cognigy menciptakan agen virtual canggih IVA atau Intelligent Virtual Agents yang mampu membantu alur kerja layanan pelanggan dengan otomatis menggunakan NLP sehingga interaksi seperti terasa alami dan personal.
Selain itu, Cognigy unggul di bidang segala macam seluk beluk privasi Uni Eropa yang ribet, sulit dinegoisasi, dipenuhi aneka macam kompleksitas yang tak berujung dan sulit dipahami oleh orang orang Israel.
Jadi dengan Nice mengakusisi Cognigy merupakan cara gampang & singkat untuk menghadapi aturan ribet dari undang undang privasi di Uni Eropa tersebut untuk urusan GDPR ( General data protection Regulation ).
Karena hanya orang Jerman ( Uni Eropa ) sendiri yang memahaminya bukan orang Israel.
Sekalipun orang Israel bisa memahami permasalahan privasi data Uni Eropa, tetap saja aturan bisa berubah ubah seenaknya.
Jadi Nice.com memilih lebih mudah mengakuisisi Cognigy daripada harus membaca undang undang dokument privasi Uni Eropa yang tebal dan panjangnya seperti labirin tak berujung dan aturan mainnya bisa bertambah semau hati pemerintahan Uni Eropa.
Setelah diakuisisi. Perusahaan Cognigy tetap berkantor pusat di Jerman. Jika ada perubahan aturan GDPR baru yang membingungkan. Nice.com tinggal hubungi anak perusahaan Cognigy untuk menyelesaikan masalah tersebut, karena hanya orang orang Jerman yang bisa memahami dan mampu melakukan negoisasi dengan pemerintah Uni Eropa terkait hubungan antara kecerdasan buatan AI dan privasi data.
![]() |
| Foto : Philipp Heltewig, dari Jerman Uni Eropa. |
Philipp Heltewig, Founder dan CEO Cognigy mengatakan :
“Transaksi ini merupakan langkah maju yang krusial bagi Cognigy, sebuah langkah yang menghadirkan peluang besar bagi pelanggan dan karyawan kami. NiCE adalah perusahaan luar biasa dengan jangkauan globalnya yang luas. Keahliannya mendalam dan fokusnya tak kenal lelah pada inovasi yang mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan nilai kepada pelanggan dan mitra kami. Bersama sama, kami berada di posisi yang baik untuk membentuk masa depan pengalaman pelanggan, menyatukan yang terbaik dari AI dan interaksi manusia. Sahutnya.
Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.
