Skip to main content

Pohon Sawit memang Ajaib : Universitas ITS Ciptakan Bensin Benwit 10% dari Kelapa Sawit ( 2026 )


Selama ini, kelapa sawit di sektor energi dikenal luas oleh orang orang Indonesia melalui program Biodiesel B50 dan Avtur.

Namun, sebuah terobosan ilmu pengetahuan & teknologi dari universitas ITS Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) asal Surabaya.

ITS Berhasil mengembangkan "Benwit". Kepanjangan dari Bensin Sawit.

Inovasi ini membuktikan bahwa potensi sawit tidak sekedar melulu pengganti solar B50. Tapi juga dapat diolah menjadi bensin (biogasoline) benwit 10%.

Sawit dapat dianggap bersaing dengan tanaman E10 lainnya. Seperti jagung, tebu, singkong dan sorgum.

Diciptakan oleh tim peneliti di bawah pimpinan Prof. Hosta Ardhynanta dengan dukungan pendanaan dari BPDPKS.

Benwit diproduksi melalui proses catalytic cracking dari Crude Palm Oil (CPO).

Melalui metode dengan cara molekul rantai panjang dalam minyak sawit dipecah menjadi molekul lebih pendek yang memiliki karakteristik kimiawi serupa bensin pertalite.

Formula Benwit 10%, merupakan campuran 10% energi dari sawit + 90% persen bensin fosil dari negara kerajaan Arab.

Benwit dapat langsung digunakan pada mobil roda empat dan motor roda dua.

Benwit merupakah energi yang mandiri, lebih bersih dari fosil dan mendukung ekonomi perkebunan pohon sawit lokal di Indonesia dan bisa mengurangi ketergantungan impor energi bahan bakar yang selama ini disubsidi oleh pemerintah Indonesia hingga hampir Rp 200 triliun per tahun.

Alangkah bijaknya jika subsidi BBM di hapus total.

Lalu alihkan uang APBN sebesar Rp 200 triliun per tahun tersebut untuk kepentingan lainnya yang lebih bermanfaat, berguna, dan berdampak secara ekonomi.

Kemudian memperluas atau memperbesar kapasitas perkebunan sawit di Kalimantan, Papua, Sulawesi dan Sumatera.

Setiap 1 tahun. 

Uang Rp 200 triliun digunakan untuk subsidi BBM cuma terbakar sia sia.

Pada tahun 2025 : Indonesia mengimpor jutaan barel minyak BBM hingga Rp 500 triliun per tahun. 

Sesungguhnya uang subsidi BBM sebesar Rp 200 triliun yang bersumber juga dari pajak anda tersebut dapat dialokasikan atau dialihkan untuk berbagai program kebijakan seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, militer, distribusi bantuan sosial yang lebih berkelanjutan, teknologi, membangun jembatan, jalan raya, dll.

Disisi lain, Benwit dapat membuka banyak lapangan kerja baru disektor perkebunan, penciptaan industri pengolahan manufaktur benwit skala besar dan energi terbarukan di Indonesia.

Pohon sawit memang ajaib. Ini anugerah yang luar biasa. Karena tidak semua negara dapat menanam sawit yang memiliki potensi tumbuh maksimal digaris khatulistiwa tropis. 

Berdasarkan data terbaru hingga awal 2026. Total luas areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia mencapai sekitar 16 juta hektare. Padahal bisa diperluas lagi hingga 20 juta hektar. 

Jika mau tegas memperluas perkebunan sawit menjadi lebih besar hingga lebih dari 20 juta hektar maka potensi peningkatan dari B50 menjadi B100 bukan sesuatu yang mustahil. Artinya kedaulatan penuh 100% tanpa impor energi solar dari asing. B100 untuk menggerakkan truck, bus, mesin tractor dan alat berat lainnya. 

Sekaligus, seperti pembahasan diatas. Bisa membuka lebih banyak lapangan kerja dengan menambah 4 juta hektar kebun sawit untuk pekerjaan baru di bidang nyawit dan juga mendorong turunan industri lainnya yang berdampak begitu besar. 

Baca juga :

Pohon kelapa sawit dapat menjadi solusi energi listrik berkelanjutan ( 2024 )

Indonesia sukses ciptakan energi biodiesel B50 dari kelapa sawit ( 2024 )

Berikut beberapa komentar netizen :

MochRosyid mengatakan :

Tolong pemerintah harus di kawal ketat energi terbarukan dari anak negeri kita takutnya di sabotase oleh pengimport minyak yg hidupnya membodohi pemerintah kita, segerakan di realisasi agar negara ini mandiri secara energi.

Agus purnomo mengatakan :

Musuh negeri kita itu Pertamina. Inovasi anak bangsa pasti tidak di lanjuti karna akan menguras kantong kantong koruptor.

Eko Mulyadi mengatakan :

Para mafia berdasi inginnya import.

Arjono mengatakan : 

Nanti ngga dilegalkan. Kalau produksi putra bangsa karena nggga bisa di mafia. Dasar negara penuh maling.

Rizky mengatakan :

Ya kalau cuma bisa bikin minyak dari sawit 2 liter jangan di publikasikan. Malu kecuali mampu melayani 200 juta baru dipublikasikan.

Reza gondrong mengatakan :

Hidup sawit

Sundar mengatakan :

Saya bangga kalau penelitian ini bisa langsung di pasarkan.

Ekonowindardi mengatakan :

Bangga bersyukur generasi muda kita maju terus pantang mundur kreatif aktif inovatif berkarakter untuk kemakmuran negeri bravo adik adik kita. Aamin.

Dwi Kristiono mengatakan : 

Ini baru namanya mahasiswa yg berilmu dan bermanfaat untuk umat. Melakukan penelitian dan membuahkan hasil yg baik untuk umat. Yang jadi pertanyaan apakah pemerintah nya mau mendukung inovasi karya anak bangsa sendiri atau justru mendukung karya negara luar.

Ridwan barcowi mengatakan :

Merinding saya bila lihat berita kayak gni. Sangat bangga dengan anak negeri. Smoga ada orang waras di pemerintahan untuk mendukung mreka.

Aqilsabuqi mengatakan :

Yahh Alhamdulillah aja lah masih banyak orang cerdas di negara ini. Semoga kita tidak kekurangan orang jujur dan cinta negara bukan hanya cinta isi kantong. Inovasi seperti ini harus di dukung bukan di cegah agar tidak bisa bermain dalam impor.

Miplay mengatakan :

tuh yg suka ngejek sawit liat ilmiah. Jangan nyinyir melulu bertahun tahun kita di banned Eropa. Dperjuangkan presiden sekarang bisa masuk Eropa. Malah ngoceh ngoceh. Bung. Asal regulasi nya dipatuhi. Manfaatnya besar. Keren mahasiswa gini yg dibutuhkan. Terus berjuang.

Ahmadidris mengatakan :

Ayo produksi masal benwit. Kami rakyat mendukung.

Agnisi natria mengatakan :

Dari 1 kg CPO bisa jadi berapa liter Bensin ya ?

Ninyo mantarin mengatakan :

Terima kasih ya untuk  ITS telah menyelamatkan Indonesia dari krisis BBM. Semoga selalu sukses dalam segala hal. Rahayu.Rahayu.Rahayu.Rahayu.

Didin mengatakan :

Lanjut .menteri Amran dan para mahasiswa kita dukung untuk mempercepat proses. Pembuatan pabrik pembuat BBM percepat kemandirian.

Titikba mengatakan : 

Ini harus d dukung oleh negara & harus disalurkan ke rakyat, pemerintah jangan cuma seneng dapat duit dari negara lain yang ingin jual product kendaraan listrik di indonesia. Mikir dong pemerintah, jangan cuma memikirkan perut sendiri & gerbongnya.

Longley time mengatakan :

Kalo bisa lebih murah dari Pertalite pasti masyarakat senang.

Ivan ismail mengatakan :

Bangsa Indonesia harusnya dari dulu sudah menjadi negara maju karena kaya sumber alam. Cuma dari dulu banyak oknum  / mafia / garong yg hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan rakyatnya yang terus menderita sengsara.

Norwahyudiyudi mengatakan :

Pemerintah harus merespon dengan cepat terobosan yang dilakukan oleh perguruan tinggi untuk mengatasi kelangkaan BBM.

Raprap mengatakan :

Ayolah pemerintah kita punya kekuatan di sawit masa gak maw dimanfaatin 1000%. Minimal energi kita gak perlu impor itu sudah ok banget, apalagi bisa ekspor. Barang jadi beh makin ok liat kita masih banyak orang cerdas.

Semijanlaja mengatakan :

Harus didukung, jangan konflik kepentingan antar pemangku kekuasaan.

Karta mulya mengatakan :

Viralkan biar rakyat paham dan Pemerintah mengerti.

Kupang pustory mengatakan :

Indonesia banyak orang pintar, momen yang pas Indonesia bisa mengurangi ketergantungan pada minyak bumi.

Penyaksi mengatakan :

Kapan ya, ada presiden yang akan menghargai penemuan penemuan anak bangsa dan lebih banyak memproduksi hasil karya anak bangsa.

Mohammad irfandi mengatakan :

Sayang sekali kalau ujung ujungnya hanya berakhir di Paper / Jurnal, Ga diaplikasikan ke masyarakat karena ulah pejabat busuk dan mafia yang terusik.

MultiDivebomber mengatakan :

Bagus sih. Biar kebutuhan sawit makin tinggi, biar om bowo makin semangat babat hutan. Nyawit yoook.

Harjoko sakat mengatakan : 

Bensin dari sawit semuga sukses . Aamiin.

Agung wirabawa mengatakan :

Kalu mau rakyat sejahtera Share ilmu ke masyarakat biar tidak di monopoli oligarki Ini kesempatan dunia lagi krisis energi.

Tedibear mengatakan :

Paling ada pihak yang gak mau penelitian ini berkembang dan bisa digunakan. Siapa lagi klo gak otak para koruptor.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU. 

Donasi : Bank BCA 8600171012 [ terima kasih ]

BITCOIN : bc1q63a8aznadpfmzac67rt5eeyl4gsg6qq2r3mc9x