Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Melihat Markas Canggih Militer Rusia Presiden Vladimir Putin menggempur ISIS (2015)

Dari Anda Pembaca Artikel ini ya. Siapa sih dari Anda yg Mendukung RUSIA. Ya, memang Benar. Rusia adalah Negara Terkuat Nomor 2 di Dunia ini. Negara yg Terkenal dengan Rambut Merah atau Beruang Merah ini memang sangat Terkenal Kuat secara Militer.

Pada Tanggal 30 September 2015 : RUSIA resmi menggempur Markas ISIS di Negara Suriah atas Permintaan dari Presiden Suriah Rezim Syiah Bashar Al Assad untuk Menolong Assad yg Hampir Mati Terkepung oleh ISIS. Rusia dalam mengalahkan ISIS di Suriah juga dibantu oleh Tentara Syiah Garda Iran dan Tentara Hizzbulah Syiah Lebanon. Mereka Bergabung dalam Kelompok Grup Rusia untuk Menghancurkan ISIS.

Russia National Defence Management Center
Untuk Mengalahkan ISIS. Ternyata Rusia Menggunakan Teknologi Modern dan Canggih. Salah Satunya adalah Sebuah Gedung Pusat Militer yang disebut : RUSSIA NATIONAL DEFENCE MANAGEMENT CENTER.

Gedung ini memiliki 3 Lantai. Dan Menjadi Pusat segala Pusat dalam Aktivitas Militer Rusia. Di Dalamnya Terdapat Layar Televisi Sangat Besar. Dan Juga Berjajar Banyak Sekali Layar Komputer.

Foto : Presiden Rusia
Presiden Rusia duduk di Lantai 2. Dia Lah yang Menjadi Otak Pengambil Keputusan Terakhir untuk Menjatuhkan Bom, Rudal dan Mengerahkan Helikopter atau Pesawat Tempur ke Markas ISIS di Suriah.

Russian-air-strikes.jpg (655×352)

Di Dalam Gedung Canggih ini. Presiden Rusia tak sendirian dalam mengambil Keputusan. Ia juga dibantu oleh orang-orang Penting di dalam Jajaran Militer Rusia yg Boleh Masuk untuk Mendapatkan Akses.

Mereka Terdiri dari Pemimpin Komando tiap Regu-Regu Pasukan Rusia, Perwira Jenderal Militer, Penasihat, Ahli Strategi Perang, Pemimpin Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara. Termasuk juga Menteri Pertahanan Sergei Shoigun dan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Valery Gerasimov.


Semua yang di Lakukan oleh Militer Rusia di Medan Peperangan Melawan ISIS dan Melawan Kaum Pemberontak Islam Sunni di Suriah semua di dalangi oleh Gedung ini. Lengkap Beserta Video, Foto, Speaker, Penyimpanan Data, Sistem Kalkulasi, Komputer, Intelijen, alat Komunikasi, dll sebagainya.

Gedung Canggih ini di Awasi dan di Amati Setiap Hari. Jarak Gedung ini dari Pusat Pemerintahan Vladimir Putin juga sangat dekat banget ya. Hanya Berjarak 1 Km aja. dan berada Tepat di Samping Sungai Moskva. Di Sisi yg Lain. Juga Telah di Sediakan Tempat Lapangan Bandara Helikopter Mi-8 di Jantung Kota Rusia (Moskow).

Selama 40 Hari Penyerangan Ganas Rusia ke Markas ISIS. Terbukti Rusia sukses menewaskan Banyak Sekali Pejuang atau Tentara ISIS. Bahkan Semakin Ganasnya serangan Rusia. Membuat 2 dari 3 Tentara ISIS ketakutan Melarikan diri. walaupun Tetap Masih ada Tentara ISIS yg Berjuang sampai Titik darah Penghabisan melawan Rusia. 40 Hari Serangan Pertama Rusia ke ISIS juga membuat 500 Rakyat Sipil Kehilangan Nyawa akibat Ganasnya Serangan Tersebut.

Rusia Lebih Modern Ketimbang Zaman Dulu

Sebagai Informasi Kepada Anda.

Rusia berperang di Timur Tengah di Suriah. Sebenarnya bukanlah yang Pertama Kalinya di Dunia. Rusia dulu namanya adalah “UNI SOVIET”. Ternyata Pernah Menginvasi Timur Tengah di Afghanistan.

Dulu, Rusia kalah melawan Afghanistan. Dan Rusia Kehilangan 333 Helikopter Perangnya yg Hancur Berantakan dan 14.751 Nyawa Pasukan Rusia (Uni Soviet) juga Tewas oleh Pasukan Mujahidin (Al-Qaedah dan Taliban). Dulu, Pasukan Mujahidin atau Al-Qaedah adalah Sekutu dan Pernah Bekerjasama dengan bantuan Amerika Serikat karena AS juga punya Kepentingan yg sama dalam mengusir Rusia dari Afghanistan.

Belum ada data resmi berapa jumlah warga Afghanistan yang Tewas oleh Serangan Ganas Helikopter dan Tank Tank Rusia/Uni Soviet pada Tahun 1979 yg lalu. Namun diperkirakan jumlah Rakyat Afghanistan yg tewas sangat banyak juga ya.


Kemenangan Afghanistan dan Kekalahan Rusia. Sepenuhnya atas Berkat Jasa Osama Bin Laden dan Pasukan Mujahidin Islam. Terusirnya Rusia. Justru membawa Malapetaka Baru. Yaitu Membuat Amerika Serikat menjadi Angkuh & Sombong. Malah Giliran Amerika Serikat lagi yg menginvasi Afghanistan dengan Menguasai dan mengubah sistem Pemerintahan Politik disana.

Afghanistan di Ibaratkan Sebuah Pepatah : Sudah Keluar dari Mulut Hiu, eh kok malah masuk Mulut Buaya.   

Artikel Lainnya :

ISIS DATANG MENYELESAIKAN MASALAH
Di Sini lah ISIS Datang.

isis.jpg (620×372)
Foto : ISIS
ISIS datang untuk mengusir AMERIKA SERIKAT dari Jazirah Arab dan ISIS mengklaim akan menghancurkan Sistem Pemerintahan Demokrasi AS disana yg dinilai ISIS tak sejalan dengan Syariat Islam. Termasuk juga mengusir Negara Syiah (Iran, Suriah, Hizzbulah Lebanon).

Termasuk juga dari Islam Sunni. Seperti Turki, Irak, Yordania, Arab Saudi, Mesir, Kuwait, Afganistan, Pakistan, dll. Mereka Islam Sunni yang Telah Menjadikan Amerika Serikat sebagai Pemimpin Negara mereka. Sehingga Layak di Jadikan Musuh juga. Termasuk melawan Al-Qaedah dan Taliban juga yang dinilai Pernah Bersekutu dengan Amerika dan Tak Serius dalam Mendirikan Negara Khilafah Islamiyyah.

ISIS berencana ingin mendirikan Negara kekalifahan-nya sendiri Tanpa ada Campur Tangan dari Rusia atau Amerika Serikat. Inilah yg Membuat 80 Negara menjadi Marah dan Memutuskan untuk Melawan ISIS 1 VS 80 Negara.

Termasuk, RUSIA yang menyatakan ISIS adalah Terorist.

Rusia-Iran Bekerjasama Menghancurkan ISIS
Tetapi, Pada Tahun 2015 ini. Rusia udah Berbeda banget ya. Rusia Lebih Canggih dan Modern Ketimbang Zaman Dulu Ketika Berperang dan Kalah dengan Pasukan Mujahidin.

Kecanggihan Teknologi Militer dan Sistem Komputer membuat Yakin Pihak Rusia bisa mengatasi ISIS dan Membuatnya Melemah dan Menghancurkannya. Termasuk juga melemahkan Kelompok Pemberontak Sunni lainnya yg dipersenjatai oleh Amerika Serikat. di Suriah, Rusia banyak belajar pengalaman sejak di Afghanistan. Kali ini Kekalahan ke 2 kali ngga lagi di ulangi oleh Rusia. 


GBU.