Pengalaman Saya Konsumsi 300 Gram Daging Ayam Kampung Setiap Hari Selama 4 Bulan dan Dampaknya Terhadap Kesehatan (2026)
Beberapa tahun yang lalu, sebuah peristiwa tak terduga mengubah pola makan Afrid.
Saat itu, wabah virus flu burung H5N1 melanda kandang saya dan menyebabkan hampir 130 ekor ayam kampung harus dimusnahkan.
Untungnya, beberapa ayam yang masih bernafas dan hidup sempat saya potong lalu disimpan di dalam kulkas.
Karena jumlah dagingnya terlalu banyak.
Sebagian saya berikan kepada keluarga. Tapi malah mereka buang karena kwatir virus H5N1. Lalu keluarga yang lain memilih menyimpannya.
Afrid Fransisco tidak tega membuang daging ayam kampung yang terlalu banyak tersebut.
Sebelumnya, saya hanya terbiasa makan daging sekitar 100 gram per hari.
Berhubung tinggal sendirian di rumah, karena daging ayam kampung melimpah akibat serangan virus H5N1. Saya memilih meningkatkan porsi konsumsi menjadi 300 gram per hari.
Apa yang Terjadi pada Tubuh Saya
Selama 4 bulan itu, perubahan terasa banget :
Stamina Meningkat : Tubuh terasa jauh lebih kuat dan bertenaga.
Kesehatan Kulit dan Otot : Kulit terasa kenyal, elastis, dan otot terasa lebih kencang.
Kenyang Lebih Lama : Perut jarang terasa lapar, sehingga keinginan untuk mengemil makanan manis pun berkurang drastis.
Kendati demikian, pas daging ayam kampung itu habis dan saya kembali ke porsi lama ( 100 gram per hari ). Perbedaannya kontras banget. Tubuh saya kembali merasa tidak sekuat 300 gram per hari, keriput muncul lagi lebih banyak dan pengen ngemil manis manis lagi.
Jadwal Makan Harian Saya
Sebagai informasi. Afrid Fransisco cuma makan 2x sehari.
Pagi : 10.30 WIB. ( makan besar ).
Sore : 16.00 WIB. ( minum susu, madu, buah buahan dan kue ).
Malam : 18.00 - 20.30 WIB. ( makan besar ). ( fokus sebelum jam 19.00 WIB sudah makan malam )
Tidur : 21.00 WIB
Refleksi di Tahun 2026 : Mengapa Pola Makan Afrid Fransisco Perlu Diperbaiki.
Pada tahun 2026, algoritma YouTube secara tidak sengaja menampilkan video shorts dari Michael Shu yang membahas pola makan carnivore.
Saat menonton video tersebut, saya langsung teringat pengalaman masa lalu tentang 4 bulan itu.
Saya berpikir, selama ini saya agak sedikit mengonsumsi protein hewani.
Sebagai informasi.
Michael Shu menerapkan pola makan carnivore sebanyak 500 gram daging setiap hari, yaitu hanya mengonsumsi makanan hewani seperti daging sapi, ayam, ikan, kambing, domba, telur, babi dan sebagainya tanpa nasi, tanpa sayuran dan tanpa buah.
Afrid Fransisco sama sekali tidak mengikuti pola makan carnivore.
Saya nyaman menjalani gaya hidup omnivora. Saya tetap makan nasi, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, tahu, gandum, kopi, ikan, dll.
Dari pengalaman tersebut, saya mengambil pelajaran bahwa mungkin meningkatkan konsumsi daging dari 100 gram menjadi sekitar 200 gram per hari merupakan pilihan yang lebih realistis.
Awalnya pengen kembali ke 300 gram, tetapi kondisi keuangan tentu harus dipertimbangkan dong ya. Mudah mudahan target 200 gram per hari dapat saya jalankan secara konsisten untuk mencapai kesehatan yang lebih baik.
Tentang 200 gram daging setiap hari dan catatan penting untuk mencegah kesalahan :
1]. Jangan makan daging berlebihan. Mengonsumsi daging hingga 1 kilogram setiap hari bukanlah pilihan bijak. Menurut studi dari universitas Harvard Amerika Serikat yang pernah saya baca : Konsumsi protein berlebih dalam jangka panjang memicu munculnya penyakit kanker. Jadi, saya membatasi diri di angka 200 gram per hari. Cukup untuk kebutuhan, tidak kurang, tidak lebih.
2]. Bagi distribusi sesi makan. Saya membagi 200 gram daging tersebut menjadi dua sesi kali makan ( pagi 100 gram dan malam 100 gram ). Tubuh manusia memiliki ambang batas penyerapan protein dalam satu waktu. Jika dimakan sekaligus dalam porsi besar, sisanya terbuang percuma dan sia sia melalui urin dan membebani ginjal.
![]() |
| Foto : Orang orang yang sering makan bakar bakaran hingga terlihat hitam gosong pekat, berpotensi kena kanker jahat dan membebani presiden Prabowo Subianto karena klaim subsidi BPJS meningkat pesat. |
3]. Metode memasak yang sehat. Hindari membakar daging hingga gosong seperti arang, karena dapat membentuk senyawa karsinogenik pemicu kanker. Hindari juga penggunaan minyak goreng lemak jenuh secara berlebihan. Cara terbaik adalah direbus dengan sedikit air ( dibuat kuah untuk diminum habis airnya ), bumbu disangrai, di oven di alat electronik, dikukus pakai kulit pisang atau daging dipanggang dengan suhu terkontrol agar nutrisi tetap terjaga dan warna cukup sampai berwarna kecokelatan ( tidak sampai hitam pekat ). Boleh daging di goreng tapi menggorengnya jangan pakai minyak jelantah dan dilarang membuat masakan barbecue sapi ala carbon aktif.
4]. Air putih secukupnya. Protein menghasilkan nitrogen yang harus dikeluarkan tubuh melalui urin dalam bentuk urea. Asupan air cairan yang cukup membantu ginjal menjalankan tugas fungsinya dengan baik. Kendati demikian, jika makan daging terlalu banyak dan sedikit minum air dapat memicu peradangan kronis pada ginjal yang menyebakan sakit.
5]. Jangan pernah sekalipun mencoba makan daging hasil olahan pabrik. Seperti sosis atau bentuk daging kemasan & kaleng kalengan beef yang sudah diberi micin. Pastikan hanya konsumsi daging hewani yang 100% alamiah.
6]. Tambahkan 2 butir telur setiap hari + 2 - 3 tahu kedelai ( non-garam ) setiap hari. Tujuannya untuk menambah asupan nutrisi protein yang berharga lebih murah, tapi fokus utama tetap protein hewani.
7]. Daging 200 gram bersifat asam bagi tubuh. Ginjal bekerja keras untuk menyeimbangkan pH darah. Itu lah alasan bagi saya, kenapa carnivore itu tidak cocok bagi saya. Oleh sebab itu, sayur dan buah buahan tetap penting untuk dikonsumsi demi menetralkan dampak dari sifat asam pada daging. Tubuh yang terasa panas merespon dengan mengirimkan sinyal untuk memasukkan tambahan penetral basa. Disisi lain, sayur, biji bijian dan buah buahan mengandung vitamin, serat dan mineral yang tidak ada di daging. Sehingga saling melengkapi, jadi pilihan omnivora merupakan pilihan tepat bagi saya, alih alih mengikuti gaya hidup carnivore. Afrid Fransisco juga menolak lifestyle menjadi herbivora yang siap memakan habis rumput tetangga.
Nah, kalau anda gimana.
Apakah pilih gaya hidup :
1]. Herbivora ( maksud saya 100% vegetarian ).
2]. Carnivore.
3]. Omnivora.
Semua pilihan terserah teman teman, bebas untuk memilih.
Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.


