Skip to main content

Tantangan Israel Menghadapi Drone Quadcopter Fiber Optic Buatan China yang Dioperasikan oleh Teroris Hizbullah (2026)

Perang antara Israel melawan teroris Hizzbullah masih terus berlangsung sejak tragedi serangan 7 Oktober 2023 sampai tahun 2026.

Seiring berjalannya waktu, ancaman yang dihadapi tentara Israel IDF semakin berkembang.

Jika dulu ancaman berasal dari roket dan rudal.

Kini drone quadcopter berukuran kecil menjadi salah satu senjata andalan partai politik Hizzbullah yang berkuasa di Lebanon.

Hizbullah menggunakan drone quadcopter sipil yang disulap menjadi mesin pembunuh berbasis kabel optik ( fiber optic ).

Dari Drone Foto Wedding Menjadi Senjata Militer Hizzbullah.

Drone yang digunakan oleh Hizbullah bukan perangkat militer berharga miliaran rupiah.

Tapi cuma drone komersial sipil biasa yang dapat di beli di toko online maupun toko offline di seluruh dunia. Lalu kemudian dimodifikasi dan dirakit ala militer. 

Drone berasal dari perusahaan DJI dan Yuneec asal China.

Produsen DJI menguasai sekitar 76% pangsa pasar drone dunia, sedangkan Yuneec menguasai hampir 4%.

Drone buatan China tersebut pada umumnya digunakan oleh masyarakat sipil untuk permainan hobi, fotografi, video pernikahan, pemetaan geografis, pertanian, pertambangan, kehutanan, infrastruktur, kelautan hingga berbagai kebutuhan bisnis. Bahkan banyak pemerintah, kepolisian, dan militer di berbagai negara juga memanfaatkannya.

Namun, oleh terorist Hizbullah, drone sipil konsumen ini berhasil disulap secara radikal untuk kepentingan militer.

Hizzbullah menggunakan drone asal China menjadi drone kamikaze bunuh diri, drone pembawa hulu ledak bom, hingga sebagai alat pengintai dan patroli udara jarak dekat yang efisien dan efektif.

Keunggulan drone China berbasis fiber optic :

Keunggulan drone fiber optic ini menjadi tantangan bagi Israel.

Banyak tentara Israel yang bertugas di Lebanon harus mengorbankan nyawa dan terluka karena ulah drone China yang dioperasikan oleh terorist Hizzbullah tersebut. 

Transmisi video melalui kabel optic.

Tidak seperti drone biasa yang mengandalkan komunikasi elektronik. Maka drone fiber optic dikendalikan melalui kabel yang tipis menyerupai benang layang layang.

Jangkauan operasinya dapat mencapai sekitar 5 km, 10 km, 35 km hingga 65 kilometer.

Karena tidak memancarkan sinyal emisi apapun. Maka drone jenis ini hampir tidak dapat dijamming menggunakan sistem peperangan elektronik dan serangan cyber. Artinya drone China ini kebal terhadap teknologi anti-drone berbasis gangguan sinyal menjadi tidak berguna sama sekali.

Satu satunya cara menghentikan drone quadcopter berbasis fiber optic yaitu dengan menembak drone menggunakan senapan mesin, di rudal dan memutus tali kabelnya.

Selain itu, karena penampang quadcopter berbentuk kecil sehingga membuat radar Israel mengalami agak kesulitan membedakannya dengan burung. Lalu drone ini terbang rendah dengan kecepatan mendekati 100 km/jam.

Operator drone juga hampir mustahil dilacak keberadaannya. Karena drone tidak memancarkan emisi elektronik apapun. Akibatnya, IDF tidak dapat mengetahui lokasi sang pengendali drone berada sembunyi dimana di jarak jauh.

Setelah drone menemukan sasaran, drone dapat langsung menukik menghantam kendaraan tempur milik Israel seperti tank Merkava yang nilainya mencapai jutaan dolar, menghancurkan kendaraan lapis baja, membunuh tentara IDF dan mengancam aset militer berharga mahal dihancurkan oleh drone yang murah.

Ancaman asimetris yang dilancarkan oleh Hizzbullah dapat didaur ulang kembali. Kabel dapat ditarik kembali setelah drone menyelesaikan misi bunuh diri. Lalu diinstal pada drone kamikaze lainnya yang siap melancarkan serangan lagi, lagi dan lagi.

Kabel fiber optic diproduksi oleh perusahaan induk asal China, PGI Technologies, melalui anak perusahaannya, fiberopticom.com.

Sebagai catatan, perusahaan tersebut juga diketahui memasok komponen serupa yang sama persis digunakan oleh militer Rusia di Ukraina.

Seluruh persenjataan drone dan kabel optic ini diimpor oleh pemerintah Iran dari China, lalu diselundupkan untuk menyokong operasional proksi Hizbullah di Lebanon untuk melawan Israel.

Respons Teknologi dan Geopolitik Israel.

Yuval Less, peneliti dari Universitas Tel Aviv Israel, menekankan bahwa serangan drone Hizbullah telah bertransformasi menjadi tantangan geopolitik dan militer bagi Israel.

Di kancah global, pemerintah Amerika Serikat sejak tahun 2020 telah memberikan peringatan keras bahwa perusahaan DJI merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan partai komunis China ( PKC ). Sehingga berujung pada kebijakan pelarangan produk tersebut di Amerika Serikat karena alasan keamanan nasional.

Hal yang sama terjadi di India dan Australia.

Sebagai respons tindakan balasan untuk melawan : Pemerintah Israel mulai mengembangkan berbagai teknologi solusi penanggulangan.

Salah satunya adalah drone WASP yang dirancang untuk memburu drone musuh di udara, sehingga tercipta konsep interceptor "drone kamikaze melawan drone kamikaze".

Selain itu, perusahaan teknologi Israel seperti Skapion.com dan XTEND.me juga menciptakan sistem pertahanan anti drone generasi berikutnya.

Disisi lain, perusahaan Israel ESH-Tech memperkenalkan teknologi laser DroneLight yang dirancang untuk menghancurkan drone musuh menggunakan sinar laser berkecepatan cahaya.

Strategi Militer dan Kemandirian Industri Drone Israel.

Menurut saya.

Dari sudut pandang militer, memperlebar jarak antara wilayah operasi Hizzbullah dan kawasan perbatasan pedesaan dan perkotaan Israel menjadi salah satu langkah penting dan krusial.

Jika ancaman drone Hizzbullah dapat didorong menjauh dari wilayah dekat sungai Litani, maka IDF memiliki waktu lebih panjang untuk mendeteksi dan merespons serangan sebelum mencapai kota dan desa di penyanggah perbatasan Israel.

Semakin jauh posisi peluncuran drone Hizzbullah dari Israel, semakin besar peluang untuk mengurangi risiko terhadap kematian warga sipil Israel. Artinya, drone hizzbullah hanya sibuk terlebih dahulu untuk menyerang tentara IDF Israel yang bertindak sebagai barikade, perisai atau penghalang. Drone milik terorist tidak sampai terlebih dahulu menyerang rakyat sipil Israel, karena pertama tama dihadang dulu oleh tentara IDF. 

Ariella mazor, juru bicara IDF Israel mengatakan :

IDF tidak akan membiarkan organisasi teror manapun bertemu dengan warga sipil kami, sebelum mereka bertemu dengan IDF. Sahutnya. 

IDF adalah sebutan untuk tentara Israel Defense Force. 

Selain itu, penting bagi pemerintah Israel untuk mengikuti langkah kebijakan seperti Amerika Serikat, India dan Australia. Dengan melarang produk DJI dan Yuneec hadir di Israel.

Karena jika produk drone ini terus dibeli oleh masyarakat Israel maka artinya hanya semakin memperkaya DJI dan Yuneec.

Israel harus memboikot produk drone asal China tersebut untuk diganti menjadi sepenuhnya 100% produk made by Israel sendiri. Termasuk mesin propeller, baterei, kamera, bilah rotor, dan komponen lainnya diproduksi lokal buatan sendiri.  

Memperkuat produksi drone quadcopter sendiri diranah sipil dan militer di dalam negeri Israel tanpa tergantungan pada pihak asing manapun.

Maka secara strategis dapat melemahkan dan mengurangi kapasitas manufaktur drone China dengan secara langsung Israel harus bersaing dengan pesaing China yang dikenal ahli membuat segala sesuatu produk yang berharga murah meriah tapi tetap berkualitas tinggi dan berani mengambil margin tipis setipis tipisnya.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU. 

Donasi : Bank BCA 8600171012 [ terima kasih ]

BITCOIN : bc1q63a8aznadpfmzac67rt5eeyl4gsg6qq2r3mc9x