Elon musk bikin pabrik manufaktur Terafab raksasa seluas hampir 1.000 hektar untuk menandingi China ( 2026 )
Pemerintah Amerika Serikat melalui presiden Donald Trump sejak 2018 telah menekan dan memaksa pemerintah Uni Eropa ( EU ) melalui Belanda untuk memblokir dan membanned penjualan mesin canggih litografi EUV extreme ultraviolet ke perusahaan China SMIC.
Mesin litografi EUV bisa mencetak chip dengan node canggih hingga ukuran 7 nm.
Jika China melalui SMIC dibiarkan untuk terus menerus diizinkan membeli & memiliki mesin litografi buatan perusahaan belanda ASML tersebut.
Maka AS bisa jatuh dari negara maju menjadi negara ketiga ( sebutan untuk negara miskin/berkembang ).
Hal ini terjadi, karena China bisa memproduksi dan melakukan proses manufaktur chip paling efesien di muka bumi dengan harga masif yang lebih murah dibandingkan Amerika Serikat.
Alhasil, seluruh produk produk elektronik buatan China yang dijual ekspor ke seluruh penjuru dunia, bisa lebih murah dibandingkan Amerika Serikat yang condong berharga mahal. Sehingga jika dibiarkan berlarut larut tanpa banned litografi, maka AS tidak akan bisa kompetitif melawan China di masa depan.
Sesuatu yang tidak diinginkan oleh presiden Donald Trump dalam tajuk 'make America rich again'.
Pada tahun 2026. Amerika Serikat sudah memasuki poduksi node chip 2 nm.
Sedangkan China terhalang di node chip 7 nm.
Pabrik elektronik China masih berkutat mengandalkan mesin litografi keluaran tahun 2018.
Blokir litografi saja, tidak akan berhasil membendung ambisi PKC.
Intelijen AS telah memberikan laporan krusial.
Bahwa kebijakan pemblokiran, banned dan melarang secara agresif untuk mesin litografi EUV supaya tidak dapat dibeli oleh China. Itu tidak akan dapat berhasil mencegah partai komunis China dalam membangun mesin litografi buatannya sendiri.
Strategi embargo bertujuan mengunci sementara China supaya tidak bisa memproduksi chip modern secara lokal & mandiri. Tetapi intelijen AS memperkirakan itu tidak akan bertahan lama.
China diperkirakan antara tahun 2030 sudah memiliki mesin litografi sendiri dengan node antara 25 nm - 30 nm.
Taktik kebijakan blokade yang diterapkan oleh Donald Trump juga menyimpan celah fatal.
Itu sama sekali, tidak menyelesaikan pada titik akar permasalahannya. Yaitu efesiensi pabrik.
Terafab buatan Elon Musk.
Memblokir, membanned, melarang dan membatasi China tidak akan berguna, suatu saat orang orang China yang didukung oleh subsidi dan pendanaan dari partai komunis PKC akan menciptakan teknologi independent miliknya sendiri.
Akar masalahnya terletak pada pabrik manufaktur dalam skala besar ( giga factory ).
Kinerja pabrik manufaktur di AS begitu boros biaya dan mahal, sehingga menghasilkan output keluaran produk yang mahal juga.
Untuk membangun produk made by AS. Proses bolak balik transportasinya membutuhkan pengiriman pesawat kargo bolak balik dan kapal laut bolak balik yang harus berlayar jauh bolak balik sehingga memboroskan biaya.
Komponen harus dikirim dari negara Jepang, Taiwan, Korea Selatan, dll. Lalu di dalam negeri domestik AS itu sendiri, pabrik berada dilokasi yang saling berjauhan antara pabrik A ke pabrik B hingga ribuan kilometer jauhnya. Sehingga setiap perjalanan pengiriman transportasi bolak balik membutuhkan ongkos dan itu artinya pemborosan.
Bandingkan dengan manufaktur di China.
Untuk merangkai sebuah produk dan komponen, sesama pabrik terkait berada saling berdekatan dan bisa dikirim hanya pakai truck barang.
Semakin pendek transportasinya, semakin efesien kinerjanya. Itulah yang dilakukan oleh China sehingga harga barang yang dijual bisa lebih murah. Selain itu, ongkos tenaga kerja di China juga murah dibandingkan pekerja di AS yang selalu ingin meminta keringanan insentif dan meminta kenaikan gaji setiap tahunnya.
Jadi, jika diibaratkan AS dan China sedang bersaing berjualan dan memasak kue.
AS akan memesan tepung dari Jepang, mentega dari Korea Selatan, dan gula dari Taiwan. Lalu pekerja pengocok kue ada di kota New York, lalu dikirim ke pekerja AS lainnya untuk memanggang kue yang ada di kota San Fransisco. Kemudian dikirim lagi untuk dikemas di kota Texas.
Ongkos bolak baliknya mahal dan boros.
Sementara China dalam membuat kue, bahannya tinggal telpon pabrik sebelah antar kota yang jarak nya saling berdekatan cuma 30 km, 40 km, 100 km dan 200 km saja. Tidak terlalu saling berjauhan dibandingkan AS.
Ini alasan mengapa pabrik manufaktur di AS itu 'tidak efektif' dan 'tidak efesien'.
Sedangkan ekosistem industri di China berkumpul dalam satu kawasan yang tidak berjauhan.
![]() |
| Foto : Desain pabrik Terafab seluas hampir 1.000 hektar |
PABRIK MANUFAKTUR TERAFAB buatan ELON MUSK.
Alih alih mengandalkan model bisnis manufaktur tradisional yang terpisah pisah jarak secara jauh ribuan kilometer dan Elon juga memandang bahwa model bisnis di China masih punya celah karena harus dikirim melalui truck barang ke sesama pabrik lainnya.
Ide Elon Musk melalui Terafab akan mengusung efesiensi manufaktur yang lebih radikal.
Yaitu menggabungkan semua pabrik fabrikasi terintegrasi di 1 lahan seluas 1.000 hektar.
Pabrik Terafab adalah gabungan dari desain chip semikonduktor, fabrikasi (foundry), produksi memory, pengemasan advanced packaging, hingga pengujian akhir.
Semua dilakukan penuh di 1 lahan yang sama seluas 1.000 hektar.
Artinya ini menghemat biaya transportasi dan proses pengiriman bolak balik dapat dilakukan oleh robot humanoid optimus.
Dengan menyatukan seluruh rantai pekerjaan chip di 1.000 hektar di kota Texas Amerika Serikat.
Terafab menjawab strategi dan taktik geopolitik AS untuk membangun kapasitas manufaktur chip skala besar, efesien, efektif dan masif, demi menguasai volume produksi semikonduktor skala raksasa yang membutuhkan target awal output komputasi hingga 1 terawatt ( 1 triliun watt ).
Rencana awal Elon Musk yaitu menggabungkan SpaceX dan Tesla di Gigafactory. Elon bekerjasama dengan perusahaan Intel. Pendanaan investasi perdana digelontorkan sebesar $ 16,8 miliar dolar atau setara Rp 295 triliun rupiah.
Langkah awal yaitu siap memperkerjakan 10.000 orang pekerja di AS dan membuka 19.000.000 juta lapangan pekerjaan untuk robot humanoid di Terafab.
Terafab dirancang untuk menandingi potensi dominasi volume manufaktur China yang kini telah menduduki posisi nomor #1 di dunia.
Tantangan Terafab dan Prospek Masa Depan.
Ada 3 tantangan yang bakal dihadapi oleh Terafab.
Yaitu :
1]. Serangan rudal Dongfeng dari China dan rudal Avangard dari Rusia.
Terafab ibarat kumpulan banyak telur telur dalam 1 keranjang.
Menempatkan banyak telur di 1 keranjang. Artinya, kalau Terafab kena rudal, maka bisa jadi telur dadar raksasa.
Donald Trump tidak tinggal diam. Melalui proyek sistem pertahanan udara generasi berikutnya. Yaitu Golden Dome. Siap untuk menjaga pabrik Terafab dari serangan rudal balistik Rusia dan China.
2]. Kebutuhan listrik & air skala besar.
Pemerintah AS harus menyediakan kebutuhan infrastruktur listrik dan irigasi air bersih guna menghidupi Terafab supaya berfungsi dengan baik dalam skala raksasa.
3]. Dinamika geopolitik.
Terafab memperlihatkan bahwa perang manufaktur antara China VS AS dengan kebijakan banned mesin litografi tidak akan bisa mengagalkan langkah PKC di masa depan.
Oleh sebab itu, Elon musk berpikir bahwa dengan membangun manufaktur raksasa sendiri dapat menjadikan sinyal yang kuat bahwa hedegomi hightech AS di ranah kapasitas masif industri bersiap menghadapi geopolitik melawan persaingan dengan partai komunis China.
Elon musk tidak sekedar melawan industri manufaktur China. Tetapi Elon musk juga mencoba melawan China dengan membuat tandingan barang semikonduktor yang bersaing dari segi harga murah atau setidaknya tidak terlalu berharga mahal dibandingkan sebelumnya, mengingat pekerja di AS suka menuntut gaji besar dan suka minta insentif.
Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.


