Tim OpenAI dari Amerika Serikat mengatakan :
GPT-6 Astra merupakan kemajuan besar bagi penemuan sains ilmiah, matematika dan kesehatan. Sahutnya.
Sam altman, founder dan CEO Open AI mengatakan :
Ini seperti langkah baru dalam proses ini menuju model yang benar benar dapat membantu kita menciptakan value, melakukan pekerjaan, menemukan ilmu pengetahuan baru, membantu kita mendapatkan bantuan, memulai perusahaan baru atau menciptakan produk baru. Secara subjektif ini sangat berbeda dibandingkan model model generasi sebelumnya. Sahutnya.
Tes GPQA Diamond menguji penalaran ilmiah tingkat tinggi di universitas dalam berbagai bidang biologi, kimia, dan fisika. GPT-6 Astra telah mencapai rekor tertinggi yang ditunjukkan pada angka 96%
Astra juga mencapai skor 99,9% pada ARC-AGI-3 dan 100% pada ExploitBench.
Termasuk mencapai rekor tertinggi di uji FrontierMath Tier 4 yang berhasil mencapai angka 98%. Generasi sebelumnya cuma sekitar 85%. Artinya otak AI ASTRA milik OpenAI sudah meningkat setara ilmuwan Albert Einsten, Sir Isaac Newton, Al-Khwarizmi, Archimedes, dll. Informasi ini sudah dikonfirmasi sebelumnya. Bahwa OpenAI sudah menyelesaikan 10 kemajuan dalam ilmu matematika dan ilmu pengetahuan yang selama ini membuat banyak ilmuwan & peneliti manusia mengalami kebingungan selama hampir 30 tahun lamanya.
Kecerdasan AI milik OpenAI, kini tidak lagi sekedar memindai, searching, menemukan dan mencari referensi jawaban di jagat internet. Tapi sekarang sudah mampu bernalar & berpikir tingkat lanjut dalam menghasilkan ilmu pengetahuan baru dengan sedikit informasi, bahkan dengan minim referensi apapun di internet, ebook, situs web dan jurnal ilmiah.
AI Astra dapat membantu pekerjaan di pusat R&D, laboratorium dan universitas dalam menciptakan penemuan ilmiah baru. Dengan menggabungkan penalaran dan komputer yang terintegrasi dalam perangkat lunak untuk memeriksa data, memvisualisasikan, mengeksplorasi hasil, melakukan rekayasa balik biner , menambal kelemahan cyber security, membangun simulasi jaringan sel, analisis malware, memahami logika coding tanpa akses ke inti close source code, mengidentifikasi genetika, membantu para peneliti dan ilmuwan guna menilai bukti dan memutuskan apa yang akan diselidiki dalam penelitian selanjutnya.