Langsung ke konten utama

10 Bahaya rokok elektrik Vape bagi kesehatan yang tak anda sadari 20 tahun kemudian (2019)


Banyak artikel menyesatkan diluar sana menyatakan bahwa rokok eletrik Vape aman dan baik bagi kesehatan. Padahal hanyalah mitos keliru. Kebanyakan artikel sesat menganggap baik VAPE ada kemungkinan berasal dari sponsor yang didukung oleh perusahaan-perusahaan produsen VAPE.

Jadi, apa sebenarnya mendasari orang menyatakan bahwa Vape baik bagi kesehatan. Salah satunya karena Vape bukan menghasilkan asap melainkan uap air sehingga dianggap lebih sehat.

Benarkah demikian…

Food and Drug Administration (FDA) asal Amerika Serikat telah melarang VAPE aroma buah-buahan seperti rasa strawberry, mangga, mentol, mint, cokelat, vanilla, dll untuk dijual bagi penggunaan anak dibawah umur.  

Jika menemukan anak-anak membeli penggunaan Vape maka pemasaran yang menargetkan anak-anak akan terlibat dalam tindakan penegakan hukum di Amerika Serikat. Seperti dilansir dari CNBC.

Vape tetap dijual di Amerika Serikat untuk penggunaan kalangan dewasa dengan resiko tanggung sendiri akibatnya.

10 Bahaya VAPING bagi Kesehatan Tubuh : 

Efek bahaya penggunaan Vape baru terasa 10-20 tahun kemudian setelah mengkomsumsi pertama kali. 

Gejala awal berupa batuk-batuk...

Dokter Harsini dari PDPI (Perhimpunan Dokter Paru Indonesia) mengatakan :

Orang mengira rokok elektrik tidak berbahaya dan bisa menggantikan rokok biasa, tetapi sebetulnya rokok elektrik ini tidak kalah berbahaya karena kandungan kimianya. Mereka sepertinya mengurangi rokok tetapi malah berganti ke Vape. Padahal itu lebih berbahaya karena nikotin murni yang digunakannya. Sahutnya.

Berbagai penelitian di negara maju dan data dari Centers for disease control and prevention (CDC) di Amerika Serikat menyatakan bahwa VAPE terbukti berbahaya bagi kesehatan.


Berikut 10 Bahaya Vaping bagi kesehatan:

1]. Vape berdampak negatif tak hanya bagi paru-paru melainkan perkembangan sel-sel jaringan syaraf otak.

2]. Vape berbahaya bagi kesehatan wanita hamil. Menyebabkan paparan pada perkembangan janin. 

3]. Vape memang bukan menghasilkan asap seperti rokok pada umumnya melainkan menghasilkan uap air aerosol. Tetapi tetap saja mengandung zat kimia berbahaya yang mencemari udara disekitar lingkungan anda. Beracun bagi anak-anak.


4]. Vape menyebabkan penyakit PPOK atau penyakit paru obstruktif kronis. PPOK tak dapat disembuhkan saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan PPOK. Gejala umum PPOK adalah batuk saat berbicara, sulit berbicara lancar karena terjeda batuk, batuk saat tidur sehingga menggangu tidur di siang/malam hari, batuk terus-terusan secara menerus-menerusan walaupun sudah minum berbagai macam obat, batuk setiap hari seumur hidup tanpa kunjung henti.   

5]. Vape menyebabkan wajah menjadi cepat tua mengkerut keriput dari usia sebaya.


Foto : Kampanye anti rokok. Merubah wajah seseorang menjadi pucat tua. 
 


6]. Vape menurunkan sistem kekebalan tubuh.

7]. Vape terbukti menyebabkan bronchiolitis obliterans. Kebayang dong bagaimana rasanya jika sampai paru-paru harus ditransplantasi


Foto : Di Amerika Serikat, Badan departemen kesehatan Pemerintah AS telah menyatakan VAPE berbahaya bahkan lebih berbahaya dari rokok tradisional. Penggunaan VAPE diperuntukkan hanya untuk kalangan dewasa dengan tanggung jawab resiko sendiri
8]. Vape menyebabkan kecandungan. Jangan percaya pada label nicotin-free. Karena kandungan nikotin yang membuat kecanduan itu ada pada kartid isi ulang. Seseorang pengguna Vape, ingin merasa terus-menerus VAPING. Bahkan ketika seseorang telah berkomitmen berhenti mengkonsumsi VAPE. Dampak pengendapan partikel-pertikel elemen mikro zat berbahaya tetap tersimpan mengendap ditubuh anda seumur hidup. Berpotensi berubah menjadi kanker.  

9]. Vape terbukti lebih berbahaya dari rokok tradisional. Karena mengandung zak adiktif karsiogenik logam seperti formaldehid, TSNA, timah, nikel, senyawa nitrosamin, propilen glikol, silikat, kromium, dll. Menimbulkan resiko kanker dan pertumbuhan sel abnormal.

10]. Vape terbukti menyebabkan penyakit pneumonia lipoid. Sejenis timbunan lemak pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kesulitan pernafasan saat diam atau berbicara.



STOP menggunakan VAPE. Tak ada seorangpun menginginkan kematian dini, menderita batuk menahun, terserang kanker atau menderita sakit pernafasan paru-paru kronis (PPOK).

Memang benar penggunaan VAPE terkadang-kadang tak menyebabkan kematian dini. Ada beberapa orang memiliki kekebalan tubuh berbeda sehingga sanggup berusia lanjut. Tapi tetap saja semasa hidupnya penuh dengan dilema berbagai penyakit dan batuk-batuk akibat konsumsi VAPE. 

Sayangi anak-anak dan keluarga anda dari kematian kepergiaan anda karena sakit akibat konsumsi VAPE.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU

Related Post