Israel Stratasys akuisisi Perusahaan Amerika Serikat MarkForged Senilai $42 Juta Dolar (Rp743 Miliar) [ Teknologi Printer 3D Manufaktur Kedirgantaraan, Militer, Otomotif, dan Industri Apapun dengan Tingkat Percetakan Presisi Hingga 50 nm Nanometer] (2026)
Teknologi manufaktur digital atau yang lebih dikenal sebagai manufaktur aditif (additive manufacturing AM ), sebenarnya telah ada menjadi fakta & realitas. Bukan lagi film fiksi masa depan. Teknologi ini bahkan sudah dipakai puluhan tahun.
Namun, kenyataan di lapangan, hingga hari ini masih banyak perusahaan manufaktur di berbagai dunia masih bertahan di zona nyaman. Mereka tetap melakukan pekerjaan manual dengan metode tradisional.
Masih banyak sekali perusahaan industri di seluruh dunia melakukan proses produksi tradisional dengan mengharuskan pekerja atau karyawan mereka mencetak komponen satu per satu menggunakan mesin manual, melakukan pengolesan, pengelasan dengan api satu per satu, hingga merakitnya menggunakan tangan manusia secara bertahap satu demi satu.
Alur kerja (workflow) tradisional seperti itu dikenal lambat, mahal, boros dan tentu saja melelahkan.
Untuk memproduksi 1 komponen cetakan saja, waktu yang dibutuhkan bisa mencapai 2 minggu sampai 3 minggu. Belum lagi perusahaan harus membayar pengeluaran untuk biaya gaji ribuan hingga jutaan buruh setiap bulannya.
Kebutuhan lahan pabrik harus berukuran masif dan besar guna mendukung proses produksi tradisional serta melakukan pemborosan sumber daya alam seperti air, gas, minyak, dan listrik.
Israel Stratasys : Teknologi printer 3D Manufaktur Aditif Modern.
Stratasys adalah perusahaan teknologi yang menciptakan mesin cetak printer 3D inovatif berbasis Stereolitografi (SLA).
Cara kerjanya :
Mesin ini menggunakan tembakan laser dari sinar ultraviolet (UV) untuk memadatkan material polimer lapis demi lapis tanpa campur tangan manusia sama sekali.
Kini tugas manusia cuma pencet tombol 'PRINT'.
Stereolitografi mampu mencetak pakai material seperti ABS, polifenisulfon (PPSF), polikarbonat (PC), polieterimida, hingga nylon dapat dibentuk menjadi aneka model, prototipe, atau geometri.
Dengan menggunakan mesin Stratasys, pembuatan komponen industri tidak lagi membutuhkan waktu berminggu minggu, tapi bisa dipangkas dari 2-3 minggu dipercepat menjadi hanya 1-2 hari saja.
Ruang pabrik yang tadinya harus berukuran luas dan besar bisa diperkecil secara signifikan. Tenaga kerja dapat dikurangi sehingga mengurangi beban gaji karyawan tanpa perlu mempekerjakan terlalu banyak karyawan dan buruh manusia.
Perusahaan Stratasys mengakuisisi Markforged senilai $ 42 juta dolar.
Pada tahun 2026. Perusahaan Stratasys mengambil langkah ekspansi strategis dengan mengakuisisi lini bisnis Markforged.
Berdasarkan perjanjiaan. Nilai transaksi akuisisi ini mencapai angka $42 juta dolar AS atau setara Rp 743 miliar rupiah.
Markforged adalah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat sebagai pencipta mesin printer 3D dengan tingkat akurasi presisi yang mencapai angka 50 nanometer (nm).
Melalui akuisisi ini, Stratasys resmi mengambil alih lini bisnis Fused Filament Fabrication (FFF) berbasis ekstrusi milik Markforged. Dalam teknologi FFF. Filamen plastik dilelehkan, dipanaskan, kemudian diendapkan lapis demi lapis menggunakan bantuan sinar cahaya laser UV untuk membentuk objek padat tiga dimensi.
Teknologi ini juga mencakup print cetak serbuk logam ( metal printing ) yang dapat digunakan kepada sektor kedirgantaraan (aerospace), militer, dan otomotif.
Disisi lain. Lini bisnis percetakan print 3D lainnya milik Markforged. Seperti Metal Binder Jetting akan tetap menjadi milik dan dikuasai oleh Nano Dimension, perusahaan teknologi yang juga berbasis di Israel.
![]() |
| Foto : Yoav Zeif. Beliau berasal dari lulusan universitas Bar Ilan Israel. |
Yoav Zeif, CEO Stratasys dari Israel mengatakan :
Akuisisi ini semakin meningkatkan kemampuan kami untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang di bidang-bidang penting seperti pertahanan dan kedirgantaraan, pada saat manufaktur aditif terus menggantikan manufaktur tradisional untuk aplikasi berpersyaratan tinggi dalam produksi. Kami percaya bahwa tim kami dapat segera meningkatkan pertumbuhan pendapatan dengan menambahkan produk dan sistem perangkat lunak MarkForged, Inc. seiring kami memanfaatkan jaringan mitra terkemuka kami. Kami yakin transaksi ini akan memperkuat posisi Stratasys di banyak industri terbesar dan paling penting secara struktural di mana kinerja, ketahanan rantai pasokan, keandalan, dan skalabilitas sangat penting. Sahutnya.
Membentuk Ulang Tatanan Industri Manufaktur untuk Militer dan Pertahanan Berbasis Print 3D.
Akuisisi ini demi meningkatkan kemampuan Stratasys untuk memenuhi kebutuhan pelanggan krusial dari sektor militer dan kedirgantaraan.
Ketahanan rantai pasokan (supply chain resilience), keandalan, dan skalabilitas menjadi kunci utama yang dapat dibentuk melalui AM, otomatisasi dan AI. Alih alih pakai cara tradisional.
Selain itu, Stratasys ingin menambah lini portofolio produk baru untuk dijual ke klien pelanggan global, mendulang pendapatan baru dari pasar mesin cetak 3D, serta memperkuat posisi perusahaan di puncak ekosistem manufaktur digital modern.
Industri manufaktur modern melalui teknologi percetakan serbuk logam 3D, menerapkan era digitalisasi dalam membangun persenjataan modern yang digunakan oleh militer secara cepat, efesien dan tanpa terlalu tergantung menunggu rantai pasok yang lambat.
Struktur Kepemilikan Stratasys.
Perusahaan ini awalnya berasal dari Amerika Serikat. Tetapi hampir 59% saham Stratasys kini dikuasai, dipegang dan dikendalikan oleh entitas perusahaan bisnis asal Israel.
Struktur kepemilikan Stratasys terdiri dari PT Objet asal Israel memegang sebesar 45% saham dan PT Nano-di.com asal Israel memegang sebesar 14% saham.
Emiten Stratasys terdaftar secara resmi di bursa saham TASE ISRAEL (Tel Aviv Stock Exchange).
Stratasys berkantor pusat di Israel.
Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.

.jpg)